6 Hal Penting Tentang Kehamilan Kembar

Kehamilan kembar adalah salah satu hal yang sangat istimewa untuk anda dan keluarga. Sehingga untuk perawatannya juga sangat intensif bisa anda lakukan mulai dari kehamilan. Anda juga akan membutuhkan banyak informasi dan pehaman sehingga akan membantu anda dalam menjaga kesehatan anda dan janin kembar anda. Untuk itu, berikut adalah beberapa hal yang harus anda ketahui mengenai kehamilan kembar.

Kehamilan kembar biasa terjadi diusia 30 – 40 tahun

Mungkin yang sering anda dengar semakin tua akan semakin sulit untuk anda bisa hamil, tapi dalam usia tua justru bisa meningkatkan kemungkinan seseorang hamil anak kembar. Setelah anda usia 35 tahun atau berkisar 30 hingga 40an sirkulasi anda akan tidak teratur. Nah kemungkinan berovuslis dua folikel bisa terjadi dalam waktu yang bersamaan, sehingga memungkinkan anda untuk memiliki bayi kembar.

twin-baby

 

Anda Memerlukan asam folat dalam jumlah yang lebih banyak

Wanita yang sedang mengalami hamil kembar biasanya memerlukan lebih banyak asam folat untuk bisa mencegah terjadi cacat lahir. Sebaikanya dalam sehari anda mengkonsumsi 1mg asam folat jika anda dalam kondisi hamil kembar. Asam folat memang sudah dikenal lama sebagai salah satu car untuk mengurangi terjadinya resiko cacat lahir tabung saraf.

Baca juga  Urban Legend : The Blind Maiden

Lakukan konsultasi pada dokter lebih intens

Ibu yang sedang dalam kondisi hamil kembar memang sangat membutuhkan pemantauan yang lebih dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Nantinya dokter kandungan akan memeriksa lebih intens yang berkaitan dengan kesehatan janin anda. Nutrisi yang didapatkan janin harus terbagi sama rata sehingga penting untuk anda mengetahui nutrisi yang didapatkannya untuk bisa mendukung perkembangan dari janin kembar anda.

Mengalami Morning Sickness lebih buruk

Satu hal yang bisa menjadi salah satu penyebab seseorang bisa mengalami morning sickness adalah karena tingginya tingkat human chorionic dan kadar hormon yang jauh lebih tinggi pada saat kehamilan kembar, sehingga saat mengandung bayi yang kembar, ibu akan mengalami insiten yang lebih tinggi saat mual dan muntah pada saat 3 bulan pertama. Kebanyakan dari morning sickness biasanya akan mulai mereda pada minggu ke 13 hingga mingu ke 15.Selain itu, ibu juga akan mengalami masalah anemia yang jauh lebih tinggi saat hamil kembar.

Baca juga  Apa Itu Detik Kabisat?

Berat Badan akan Lebih meningkat

Untuk ibu yang sedang mengandung anak kembar biasanya akan mendapatkan lebih banyak berat badan karena memiliki dua bayi, dua plasenta dan juga cairan ketuban yang jauh lebih banyak. Dan rata – rata ibu akan mengalami kenaikan badan hingga 17kg. Sehingga anda akan jauh lebih banyak membutuhkan kalori untuk kehamilan bayi kembar.

Resiko diabetes Jauh lebih Tinggi

Ibu yang mengalami kehamilan kembar akan jauh lebih tinggi beresiko mengalami diabetes. Hal ini sangat berhubungan dengan pengiriman dari C Section dan tidak menutup kemungkinan ibu Kehamilan kembar akan mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari nantinya.

Leave a Reply

41 Istilah Penerbangan Ini Wajib Kamu Ketahui Sebelum Naik Pesawat
Rumah Dijual di Depok Harga Di Bawah 100 Juta
Rumah Dijual Di Bandung Harga Murah Tanpa Perantara
Mencari Iklan Rumah Dijual Di Jakarta Melalui Situs Urbanindo
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan
Manfaat Minyak Kelapa Untuk Kecantikan
4 Minuman Diet Terbaik di Dunia
Beberapa Tips Yang Dapat Dilakukan Ketika Melakukan Sewa Apartemen
Review Nine Lives, Film untuk Keluarga Pecinta Kucing
Electro Swing, Perpaduan yang Terasa “Salah”
Tangan Midas Sutradara Anime Makoto Shinkai
Review Doctor Strange, Serasa Salah Minum Obat
Bedanya Suka, Cinta & Nafsu
Keseringan Chatting Bikin Hubungan Renggang?
Penulis Buku Harian Adalah Tipe Kekasih yang Baik
Kado Natal Unik Untuk Gamer Terkasih
KSKAS Malware Menyerang Android via Download APK Otomatis
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan
IBM Berhasil Mengemas 30 Milyar Transistor Menjadi Seukuran Kuku Tangan
Sedikit Cerita tentang Ransomware WannaCry