Google Kini Menjadi Milik Perusahaan Ini

Google merupakan salah satu perusahaan terbesar di bidang teknologi saat ini, tapi kepemilikan Google baru saja berpindah tangan. Kini, perusahaan yang memiliki berbagai layanan seperti mesin pencari, email hingga peta digital tersebut dimiliki oleh sebuah perusahaan baru bernama Alphabet.

Alphabet sendiri merupakan sebuah perusahaan yang dibuat oleh Google untuk  menjadi perusahaan induk dari Google, maksudnya Google kini hanyalah anak perusahaan dari Alphabet. Hal ini dimaksudkan agar Google (atau sekarang Alphabet) bisa lebih fokus pada berbagai bisnis yang akan dijalankan di masa depan. Larry Page (Founder Google) akan menjadi CEO Alphabet, Sergey Brin (Co-Founder Google) sebagai Presiden Alphabet sementara CEO Google akan dipegang oleh Sundar Pichai.

Langkah ini secara bisnis dipandang cukup baik. Dengan ini, Alphabet bisa memfokuskan orang-orang terbaik untuk mengisi posisi CEO di masing-masing bisnisnya. Hal ini terlihat dari naiknya saham Google di NASDAQ setelah pengumuman ini sebesar 5%.

Ada pertanyaan lucu yang muncul tentang Alphabet dan Google ini, berikut ini beberapa yang mungkin akan ditanyakan oleh banyak orang.

1. Apakah ‘googling’ akan berubah jadi ‘alphabeting’?

Tidak. Google masih akan tetap sama, layanan mereka tidak akan berubah secara nama atau apapun, kecuali kini mereka punya CEO baru yaitu Sundar Pichai. Alphabet hanyalah sebuah perusahaan yang akan menjadi induk dari Google dan perusahaan lain yang kini masih menjadi proyek rahasia.

Jadi, kalau mau googling, masih sama yaitu di google.com atau di google.co.id. Tidak ada yang berubah.

2. Kenapa Alphabet memakai domain abc.xyz?

Ini bukan karena mereka tidak punya uang untuk membeli domain alphabet.com, tapi ini merupakan tanda bahwa era domain .com akan semakin ditinggalkan. Walau masih merupakan Top Level Domain terpopuler, namun ketersediaan domain dotcom di internet sudah semakin sedikit, sementara di sisi lain domain seperti .camera, .party, .xyz mulai banyak dipakai.

3. Kenapa memilih nama Alphabet?

Alphabet menurut Page dan Brin adalah sekumpulan huruf yang merupakan representasi dari bahasa, salah satu penemuan terbesar umat manusia. Selain itu, alphabet merupakan inti dari sistem index mesin pencari Google.

Ini bisa juga merupakan tanda bahwa di masa mendatang, setiap huruf dalam alphabet akan menjadi anak perusahaan dari Alphabet itu sendiri. Misalnya, F untuk Facebook dan T untuk Twitter?

Terimakasih untuk Anda yang sudah membaca artikel ini sampai akhir, sekarang bagian yang serunya.

Silahkan menuju domain abc.xyz lalu klik kata more. Sudah?

Silahkan langsung menuju paragraf kedelapan dan perhatian kalimat ini, “Alphabet will also include our X lab, which incubates new efforts like Wing, our drone delivery effort

Apa perbedaan kalimat diatas dengan kalimat di abc.xyz? Yap, tanda . (titik).

Silahkan letakan kursor diatas tanda titik setelah kalimat tersebut di abc.xyz dan klik mouse atau touchpad Anda.

Ternyata Google masih punya sedikit rasa humor 🙂

# Untuk yang belum tau, Hooli sendiri merupakan ‘Google’ dalam serial TV Amerika berjudul Silicon Valley.

Kelebihan Investasi Online Di Trimegah
41 Istilah Penerbangan Ini Wajib Kamu Ketahui Sebelum Naik Pesawat
Rumah Dijual di Depok Harga Di Bawah 100 Juta
Rumah Dijual Di Bandung Harga Murah Tanpa Perantara
Tips Sukses Merintis Bisnis Barber Shop di Kota Besar
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Bahayanya Kencing di Kolam Renang
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan
Review Dunkirk, Bukan Dokumentasi Battle of Dunkirk
Review Nine Lives, Film untuk Keluarga Pecinta Kucing
Electro Swing, Perpaduan yang Terasa “Salah”
Tangan Midas Sutradara Anime Makoto Shinkai
Bedanya Suka, Cinta & Nafsu
Keseringan Chatting Bikin Hubungan Renggang?
Penulis Buku Harian Adalah Tipe Kekasih yang Baik
Kado Natal Unik Untuk Gamer Terkasih
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Qualcomm dan Vivo Memamerkan Fingerprint Dibawah Layar
KSKAS Malware Menyerang Android via Download APK Otomatis
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan