Merayakan Tahun Baru di Bali

Tahun baru merupakan momen yang hanya terjadi setahun sekali. Ada orang yang memaknainya biasa-biasa saja dan menganggapnya sebagai pergantian hari saja, ada pula yang menganggapnya sebagai waktu dimana kita mengevaluasi diri dan merencanakan apa yang akan dilakukan berikutnya dan ada pula yang menganggapnya sebagai waktu untuk merayakannya secara meriah.

Pulau Bali menjadi destinasi banyak orang untuk merayakan momen tahun baru, baik yang berasal dari luar Bali hingga luar negeri. Jadi, tidak heran jika beberapa hari menjelang penutupan tahun, Bali biasanya menjadi sangat padat dengan kemacetan dimana-mana. Nah, bagi kamu yang bisa memberikan sedikit toleransi pada kemacetan dan bisa berlibur dengan cerdas, misalnya tidak merusak fasilitas umum dan tidak membuang sampah sembarangan, berikut ini beberapa tempat atau event menarik untuk didatangi saat momen tahun baru di Bali.

Kawasan Kuta & Sekitarnya

 

Sejak beberapa tahun lalu, setiap menjelang malam tahun baru, kawasan Kuta dan sekitarnya selalu disterilkan dari kendaraan sejak sore hingga malam hari. Sehingga orang-orang harus berjalan kaki untuk memasuki kawasan ini. Penutupan akses bagi kendaraan ini sudah dimulai dari Legian, Bali Seminyak hingga ke Kuta.

Kawasan ini menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk merayakan datangnya tahun baru, dipenuhi oleh orang-orang dengan latar belakang yang berbeda membuat kawasan ini akan sangat semarak dan meriah pada malam tahun baru. Tempat-tempat makan juga biasanya masih tetap buka dan siap menyajikan hidangan terbaik yang mereka miliki.

Hal terbaiknya, bisa menyaksikan pertunjukan kembang api dari tepi pantai dengan deburan ombak, pasir putih dan banyak orang yang ikut bersukacita.

Denpasar Festival

 

Denpasar Festival atau dikenal sebagai Denfest kini sudah menjadi salah satu agenda pariwisata nasional, sehingga apa yang disajikan pun diharapkan memiliki kualitas yang semakin meningkat setiap tahunnya. Dilaksanakan tepat di pusat kota Denpasar, festival ini menyajikan makanan, kerajinan, hingga pertunjukan yang memadukan antara unsur-unsur tradisional dan modern.

Dilaksanakan di Jalan Gajah Mada, dimana masih terdapat bangunan-bangunan dengan arsitektur lama yang masih dipertahankan. Bahkan belakangan juga mencangkup Lapangan Puputan Badung yang sangat indah saat malam hari.

Denpasar Festival menjadi pilihan yang tepat bagi yang ingin merasakan meriahnya perayaan tahun baru namun tetap ingin berada di pusat kota. Menyaksikan perpaduan antara rasa tradisional dan modern di saat yang bersamaan dan disaat bersamaan mendukung UMKM lokal.

Kelebihan Investasi Online Di Trimegah
41 Istilah Penerbangan Ini Wajib Kamu Ketahui Sebelum Naik Pesawat
Rumah Dijual di Depok Harga Di Bawah 100 Juta
Rumah Dijual Di Bandung Harga Murah Tanpa Perantara
Tips Sukses Merintis Bisnis Barber Shop di Kota Besar
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Bahayanya Kencing di Kolam Renang
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan
Review Dunkirk, Bukan Dokumentasi Battle of Dunkirk
Review Nine Lives, Film untuk Keluarga Pecinta Kucing
Electro Swing, Perpaduan yang Terasa “Salah”
Tangan Midas Sutradara Anime Makoto Shinkai
Bedanya Suka, Cinta & Nafsu
Keseringan Chatting Bikin Hubungan Renggang?
Penulis Buku Harian Adalah Tipe Kekasih yang Baik
Kado Natal Unik Untuk Gamer Terkasih
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Qualcomm dan Vivo Memamerkan Fingerprint Dibawah Layar
KSKAS Malware Menyerang Android via Download APK Otomatis
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan