Project Natick, Pusat Data Bawah Laut Microsoft

Pada awal Februari 2016, Microsoft meluncurkan Project Natick, sebuah riset awal yang diharapkan mampu membawa infrastuktur cloud computing lebih dekat dengan kota-kota besar pinggir pantai dengan cara membangun sebuah pusat dibawah air.

Microsoft sebelumnya sudah pernah membuat sebuah pusat data serupa bernama Leona Philpot (diambil dari salah satu nama karakter game Halo) yang diletakkan pada kedalaman 9 meter dibawah permukaan air di dekat California selama 4 bulan pada tahun 2015. Pusat data berbentuk kapsul tersebut harus diganti komponen-komponen komputernya setiap 5 tahun, tapi kapsulnya sendiri bisa bertahan dibawah air selama 20 tahun lebih. Selain itu, pusat data bawah air ini juga menggunakan sumber energi ramah lingkungan.

Melalui situs resminya, Microsoft menjelaskan bahwa Project Natick mencerminkan upaya berkelanjutan Microsoft dalam menghadirkan solusi pusat data berbasis cloud yang menawarkan penyediaan yang cepat, biaya yang lebih rendah, respon tinggi dan lebih ramah lingkungan.

Membangun sebuah pusat data bawah laut sebenarnya merupakan sebuah sesuatu yang tidak biasa untuk perusahaan sekelas Microsoft. Apalagi, saat ini perusahaan besar seperti Google dan Facebook memfokuskan diri menggunakan sarana yang terbang di langit seperti drone, balon udara atau satelit untuk memberikan akses internet pada semua orang. Tapi, kebutuhan akan server, penyimpanan data dan jaringan haruslah diletakkan di suatu tempat.

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa membangun sebuah pusat data dibawah air akan memberikan dampak pada lingkungan di sekitarnya. Tapi, Microsoft mengindikasikan tidak ada dampak signifikan saat riset awal Project Natick.

natick

“Selama kapsul Leona Philpot berada di dasar laut, kehidupan laut di sekitarnya secara cepat beradaptasi dengan kehadiran kapsul tersebut.” ungkap Microsoft.

Kini, Microsoft sedang melakukan penelitian lanjutan menggunakan kapsul yang lebih besar, menurut orang-orang yang bekerja pada penelitian tersebut, kapsul kali ini berukuran tiga kali lebih besar dari kapsul pertama.

Kelebihan Investasi Online Di Trimegah
41 Istilah Penerbangan Ini Wajib Kamu Ketahui Sebelum Naik Pesawat
Rumah Dijual di Depok Harga Di Bawah 100 Juta
Rumah Dijual Di Bandung Harga Murah Tanpa Perantara
Tips Sukses Merintis Bisnis Barber Shop di Kota Besar
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Bahayanya Kencing di Kolam Renang
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan
Review Dunkirk, Bukan Dokumentasi Battle of Dunkirk
Review Nine Lives, Film untuk Keluarga Pecinta Kucing
Electro Swing, Perpaduan yang Terasa “Salah”
Tangan Midas Sutradara Anime Makoto Shinkai
Bedanya Suka, Cinta & Nafsu
Keseringan Chatting Bikin Hubungan Renggang?
Penulis Buku Harian Adalah Tipe Kekasih yang Baik
Kado Natal Unik Untuk Gamer Terkasih
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Qualcomm dan Vivo Memamerkan Fingerprint Dibawah Layar
KSKAS Malware Menyerang Android via Download APK Otomatis
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan