Million Dollar Arm, Selalu Ada Kesempatan Kedua

Film bertema olahraga memang tidak sebanyak film dengan tema horror, cinta atau komedia. Tapi, bukan berarti film semacam ini tidak berkualitas. Salah satu film bertema olahraga terbaik hingga saat ini menurut saya adalah Million Dollar Arm. Walaupun tidak 100% bercerita tentang olahraga, malah lebih merupakan seorang film biografi, tapi semangat olahraga sangat terasa di film ini.

Million Dollar Arm adalah film yang bercerita tentang J.B. Bernstein (JB), seorang agen olahraga yang menciptakan acara reality show The Million Dollar Arm di Zee TV, India. Pada awalnya, acara tersebut dibuat untuk menjaring potensi pendapatan dari warga India yang jumlahnya sangat banyak dan sangat potensial. Pada akhirnya, acara tersebut membawa Rinku Singh dan Dinesh Patel menjadi pemain profesional di liga basebal Amerika.

Dibintangi Jon Hamm dan dua bintang berdarah India yang wajahnya sudah tidak asing lagi yaitu Suraj Sharma (Berperan sebagai Pi dalam Life of Pi) serta Madhur Mittal (Berperan sebagai Salim Malik dalam Slumdog Millionaire).

Berikut ini Sinopsis Million Dollar Arm :

 

JB Bernstein bersama Ash Vasudevan mendirikan sebuah perusahaan agen olahraga, sayangnya, semua kliennya kemudian sudah pensiun dari dunia olahraga. Dia juga gagal menjadikan Popo Vanuatu, seorang pemain football Amerika sebagai klien barunya. Kemudian, dia pun menyadari besarnya potensi yang ada di India, mulai dari potensi atlet hingga pasarnya.

JB pun mendatangi Mr. Chang (seorang investor) untuk menyampaikan idenya dan mengatakan bahwa hasilnya akan berhasil dalam dua tahun. Mr. Chang kemudian meminta agar rencana tersebut sudah terlihat hasilnya dalam setahun, tanpa memiliki banyak pilihan, JB menyetujuinya dan terciptalah “Million Dollar Arm”.

Reality show ini mencari pemain (pitcher) baseball berbakar dengan mengukur kecepatan serta ketepatan lemparan para pesertanya. Selain mendapatkan uang, dua peserta terbaik akan mendapat kesempatan untuk terbang ke Amerika untuk memperoleh pelatihan serta punya kesempatan menjadi bagian dari liga baseball Amerika.

JB kemudian menemui Tom House untuk memintanya mengajari para pemenang nantinya untuk bermain baseball, House pun menjelaskan bahwa baseball dan cricket (olahraga populer India) sangatlah berbeda. Mengajari seseorang yang benar-benar baru belajar bermain baseball dalam setahun sangatlah sulit, tapi tidak mustahil. JB pun berhasil meyakinkan House untuk mengajari para pemenang nantinya.

JB menuju India dan melihat kemacetan, kepadatan hingga bagaimana bisnis berjalan di India (mirip-mirip Indonesia). Dia bersama timnya yaitu Ray Poitevint (mantan pencari bakat baseball Amerika) dan Amit Rohan (penerjemah/calon pelatih baseball). Mereka pun menemukan para pemenangnya yaitu Rinku Singh dan Dinesh Patel.

Keduanya terbang ke Amerika, namun setelah beberapa “insiden” di hotel, mereka pun tinggal di rumah JB. JB meninggalkan kedua anak muda ini untuk berlatih bersama House dan para staff-nya, sementara JB pergi mencari klien-klien lain. Rinku dan Dinesh pun merasa diabaikan. Tetangga JB, Brenda Fenwick adalah orang yang mengerti bagaimana perasaan kedua anak muda yang jauh dari rumahnya ini.

Saat JB mengajak Amit, Rinku dan Dinesh ke sebuah pesta di rumah Popo. Kekacauan terjadi dan JB kehilangan kesempatan keduanya untuk bekerjasama dengan Popo. Brenda kemudian menyadarkan JB bahwa dia telah memperlakukan Rinku dan Dinseh sebagai objek bisnis. Hari berikutnya, JB menjual Porsche-nya dan membeli Dodge Caravan serta ikut berdoa bersama mereka.

Saat hari besar tiba, seluruh wartawan telah berkumpul bersama dengan beberapa pencari bakat, sayangnya hasilnya sangatlah buruk. Baik RInku maupun Dinesh melempar dengan buruk, tidak tepat bahkan tanpa sasaran. Benar-benar buruk.

Brenda meyakinkan JB bahwa kedua anak muda ini pantas mendapat kesempatan kedua. Mr. Chang menolak ide tersebut, para pencari bakat pun sudah tidak tertarik lagi dengan Rinku dan Dinesh. Namun, Ray muncul dan memperkenalkan JB pada kepala pencari bakat dari Pittsburgh Pirates dan setuju untuk datang.

Kali ini, JB meminta keduanya untuk santai dan bersenang-senang. Karena, apapun hasilnya, tidak masalah selama keduanya bersenang-senang. Para pencari bakat pun di buat terkagum dengan lemparan berkecepatan 85 dan 90 Mil/jam apalagi dengan akurasi tinggi. Keduanya pun ditawari kontrak oleh Pittsburgh Pirates.


Hari ini, Dinesh Patel kembali ke India dan berharap bisa bergabung dengan tim nasional baseball India, sementara Rinku menetap di Amerika serta sempat bermain di liga baseball Australia.

 

Film ini memang lebih banyak bercerita tentang JB Bernstein dan reality show Million Dollar Arm, tapi juga menceritakan bahwa melalui olahraga bisa mengubah hidup seseorang. Tekuni apa yang kamu sukai dan hasilnya pasti akan sangat baik. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini, jadi jangan lupa menontonya.

2 Comments

  1. cerpen sahabat October 30, 2014
    • Ari October 30, 2014
%d bloggers like this: