13 Alasan Kenapa Kamu Belum Sukses

Pernahkah terpikirkan, kenapa tidak banyak orang yang mencapai kesuksesan? Jawabannya mudah, karena menjadi sukses itu sulit. Tapi, di sisi lain, menjadi sukses dimulai dengan hal sederhana, yaitu merubah cara berpikir alias “mindset”. Memang terdengar mudah dan sederhana, tapi tidak semudah itu.

Mau tahu, 13 alasan kenapa kamu belum juga sukses sampai saat ini? Yuk baca dan ubah dirimu sekarang juga!

sukses

1. Kamu TIDAK BERTANGGUNGJAWAB

Bertanggungjawablah terhadap setiap hal yang terjadi dalam hidupmu. Jangan pernah menyalahkan orang lain. Jangan menyalahkan kekuranganmu. Dan jangan menyalahkan keberuntunganmu. Kamu harus menentukan pilihan dalam berbagai situasi dan pilihanmu pasti mendapatkan hasil, entah baik atau buruk.

Bertanggungjawab. Buat pilihan yang terbaik. Karena sukses itu hanyalah kumpulan dari pilihan benar yang kamu lakukan. Jika kamu ingin sesuatu, dapatkan sendiri.

2. Kamu SUKA MENUNDA

Seorang Wayne Gretzky, Pemain Hockey Profesional asal Kanada, mengatakan bahwa menunda adalah salah satu “penyakit” paling umum dan “mematikan” dalam mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Menunda itu seperti kartu kredit, akan sangat menyenangkan pada awalnya, tapi tunggu hingga tagihannya akhirnya datang.

Tak peduli apa alasanmu untuk menunda, tapi jika kamu tidak segera bertindak setelah mendapat tugas atau ide, maka perlahan kamu akan kehilangan semangat mengerjakannya. Maka, mulai sekarang, deklarasikan perang terhadap setan bernama MENUNDA.

3. Kamu MENUNTUT KESEMPURNAAN

Kesempurnaan itu hanya milik Tuhan. Jangan pernah menunggu “momen yang tepat” atau “waktu terbaik” karena hal itu tidak pernah benar-benar ada. Mulailah dengan sebaik mungkin hari ini, lakukan yang lebih baik besok, lakukan yang jauh lebih baik dari kemarin.

Mimpi sempurnamu tentang ide dan waktu sempurna tidak akan terwujud jika kamu cuma bermimpi, maka mulailah bekerja SEKARANG.

4. Kamu TAKUT DIKRITIK

Jika kamu ingin mencapai sesuatu yang besar, maka kamu akan mendapat banyak kritik dan mungkin juga orang yang membencimu. Belajarlah menangani semua itu. Belajarlah menerima kritikan yang baik baikmu. Ingat, tidak semua kritikan itu baik.

Dalam suatu waktu, jangan biarkan ketakutan akan dikritik menghentikanmu melakukan sesuatu. Kamu tidak harus menyenangkan setiap orang. Mungkin saja akan gagal. Tapi, ini hidupmu, ini misimu. Just do it!

5. Kamu TAKUT GAGAL

Kegagalan adalah pelajaran hidup yang berguna untuk mengeluarkan potensi terbaikmu. Jika kamu terlalu takut gagal, maka jangan pernah memulai apapun.

Boleh saja kamu merasa sedikit takut, tapi jangan berhenti ketika kamu merasa gagal. Karena, tidak penting seberapa sering kamu gagal atau seberapa besar kegagalanmu. Tapi, seberapa sering kamu berhasil bangkit dan memulai lagi.

6. Kamu MALAS

Jika kamu bekerja dan belajar sebanyak orang-orang disekitarmu, maka kamu adalah seorang pemalas. Sekarang adalah masa dimana seluruh orang di dunia berada pada satu kompetisi yang sama, maka siapkan jiwa dan ragamu untuk bekerja lebih dari orang lain.

Jika dia bekerja dan belajar selama 5 jam, maka saya harus bekerja dan belajar selama 7 jam sehari.

7. Kamu TIDAK KREATIF

Kamu adalah seorang pemalas. Semua yang kamu lakukan, sama saja dengan apa yang orang lain lakukan. Kamu perlu menjadi unik jika ingin bertahan hidup dan sukses.

Beranilah menjadi berbeda dengan orang di sekitarmu. Kamu bisa mendapatkan ide dan inspirasi dari orang lain. Kamu juga bisa “mencontek” orang lain. Tapi, ingat prinsip ATM. Amati. Tiru. Modifikasi.

8. Kamu “PEMAIN SOLO”

Secara sosial dan biologi, manusia diciptakan hidup bersama. Sukses juga tidak akan datang jika kita sendirian. Ingat saat orang-orang menerima penghargaan, mereka akan mengatakan “tidak akan bisa tanpamu”, ya, mereka benar.

Jangan takut untuk meminta bantuan orang lain. Belajarlah untuk bekerja dan berinteraksi dengan orang lain. Saling membantu. Kamu tidak bisa berharap diberi, jika kamu tidak pernah memberi.

9. Kamu TIDAK BERSYUKUR

Bersyukur dapat meningkatkan kebahagiaanmu secara dratis. Ingat, kebahagiaan adalah salah satu jalan menuju kesuksesan. Saat membaca tulisan ini, coba lihat sekitarmu. Setidaknya ada satu barang kecil yang akan membuat hidupmu berbeda, jika saja benda itu hilang.

Tapi, bukan berarti kamu harus menyimpan semua harta milikmu untuk diri sendiri. Bersyukur bukan hanya mensyukuri apa yang kamu punya, tapi juga tentang berbagi pada orang lain.

10. Kamu TIDAK BELAJAR DARI KEGAGALAN

Selama ini, kamu telah melakukan banyak kesalahan. Terimalah hal tersebut dengan sabar. Dibaliknya pasti ada pelajaran berharga. Anggaplah setiap kesalahan dan kegagalan yang kamu lakukan sebagai pelajaran istimewa untuk mengajarimu mencapai sukses di masa depan.

Einstein pernah berkata, definisi dari kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang kali lalu mengharap hasil yang sama. Maka, belajarlah dari kegagalanmu dan jangan mengulanginya.

11. Kamu TIDAK PERCAYA DIRI
Jika kamu sangat menginginkan sesuatu, kamu akan menemukan jalan untuk mencapai dan mewujudkannya. Apa yang menghambatmu hanya ada di dalam pikiranmu. Maka, ubah mereka.Bermimpilah setinggi mungkin. Percayalah bahwa kamu akan sukses. Kamu sudah menghadapi hidup yang sulit. Maka yang tersisa hanyalah kesuksesan.

Ingat kata Soekarno, “Bemimpilah setinggi langit, jika kamu jatuh, kamu jatuh diantara bintang-bintang.”

12. Kamu TIDAK KONSISTEN

Kamu memutuskan dan sukses melakukan lari pagi setiap sabtu dan minggu jauh lebih hebat daripada kamu memutuskan untuk berlari pagi setiap hari, lalu hanya berlari pada hari senin dan minggu saja. Walau hasil yang didapat sama, kamu telah melatih otakmu menjadi lebih dengan tidak melakukan apa yang telah kamu lakukan.

Percayalah, hal ini akan mempengaruhi sebagian besar hidupmu. Maka, lebih baik kamu konsisten secara terus menerus walau dalam jumlah kecil dari pada kamu mengambil sesuatu yang besar hanya sesekali.

13. Kamu BERHENTI TUMBUH

Orang sukses tahu bahwa mereka harus mengasah kemampuannya setiap saat. Mereka tahu, sekali saja mereka berhenti, mereka akan tertinggal dari yang lain. Mereka telah memilih sejak awal untuk menjadi lebih baik dari orang lain disekitar mereka.

Saat kamu berhenti tumbuh, maka disaat yang sama kamu telah gagal. Faktanya, ketika kamu merasa dirimu “cukup”, maka ketika itu juga kamu sudah gagal dalam hidupmu.

Jika ingin bernar-benar sukses, maka fokuslah pada salah satu masalah diatas dan buat dirimu lebih baik. Jangan mengambil semuanya sekaligus. Lakukan perlahan dan terus-menerus, maka kamu akan menang. Ambil salah satu dari masalah diatas dan ubah dirimu, jika aku adalah dirimu, akan ku pilih untuk menjadi konsisten mulai saat ini.