NVIDIA Tegra X1 vs Snapdragon 810

Dunia teknologi berkembang sangat pesat, melalui ajang pameran teknologi konsumen terbesar di dunia tahun ini, CES 2015, kamu bisa mengetahui teknologi-teknologi terbaru yang akan segera bisa kamu nikmati.

Khusus kali ini, yang akan kita bahas adalah chip untuk mobile (smartphone dan tablet), tapi keduanya sepertinya sudah tidak pas disebut sebagai chip, lebih pas jika disebut sebagai superchip.


NVIDIA Tegra X1


Tahun lalu, NVIDIA mengumumkan kehadiran Tegra K1 yang bisa dikatakan setara dengan PS4 dan Xbox One. Untuk tahun ini, mereka kembali menghadirkan NVIDIA Tegra X1.

Tegra X1 adalah sebuah System on Chip (SoC) terbaru dari NVIDIA yang menggunakan prosesor 64-bit dengan 8 core, GPU Maxwell 265 Cuda Core (sama dengan graphic card pada komputer desktop), kemampuan memproses resolusi 4K dan penggunaan energi yang sangat kecil.

Sederhananya, Tegra X1 adalah superchip yang sangat-sangat-sangat kencang untuk mobile dan merupakan mobile prosesor pertama yang mampu menembus 1 teraflop.

FYI, 18 tahun yang lalu, dibutuhkan 180 kabinet prosesor yang menempati ruangan seluas 230 meter persegi untuk mencapai kecepatan 1 teraflop.

Diawal tahun 2015 ini, Tegra X1 menjalankan demo menggunakan Unreal Engine 4 yang kerap digunakan untuk menunjukan performa PC kelas atas. Walau hasil demo Tegra X1 tidak berbeda dengan demo yang dijalankan PS4 tapi yang paling berbeda adalah pada penggunaan daya.

Tahun lalu, GPU NVIDIA membutuhkan daya 300 watt, Xbox One memerlukan daya 100 watt, nah, bagaimana dengan Tegra X1? Untuk menjalankan demo yang sama, Tegra X1 hanya memerlukan daya 10 watt saja!

Kita tidak bisa mengatakan jika Tegra X1 akan mendominasi dunia mobile gaming dan mendekatkan jarang antara game console dan game mobile. Hal ini tidak terlepas dari menyerapan produk NVIDIA yang terbilang lambat.

NVIDIA K1 yang sudah diluncurkan setahun lalu saja belum digunakan oleh smartphone apapun (saat artikel ini ditulis), dan baru digunakan oleh beberapa tablet saja.

Snapdragon 810


Untuk masalah kecepatan, Snapdragon 810 bisa disejajarkan dengan Tegra K1, tapi masih sangat jauh dengan Tegra X1. Tapi, prosesor ini dibuat memang bukan beradu kencang. Keunggulannya adalah fitur-fitur yang ditawarkan.

Snapdragon 810 adalah SoC yang dilengkapi GPU Adreno 430, irit energi, Wifi yang lebih cepat, memproses gambar HD lebih cepat, GPS hemat energi, kemampuan merekam video UHD dan kualitas suara HD.

Bagi para produsen smartphone, Snapdragon 810 adalah sesuatu yang mereka cari-cari karena dengan membeli chip ini saja, 50% lebih urusan hardware sudah teratasi.

NVIDIA Tegra X1 vs Snapdragon 810

Kebanyakan pabrikan smartphone memiliki masalah yang sama, yaitu mencari SoC yang cepat tapi tetap murah. Di pasaran, smartphone Android dengan harga sekitar 1-2 juta masih menggunakan GPU lama dengan RAM yang pas-pasan, jadi, bermain game kelas menengah pun bisa terjadi lag.

NVIDIA memiliki masalah pada penyerapannya yang sangat lambat, seperti yang sudah tertulis diatas, Tegra K1 saja belum digunakan oleh smartphone apapun (saat artikel ini ditulis). Tapi, ini bukan salah NVIDIA sepenuhnya karena mengeluarkan SoC yang terlalu kencang, pabrikan smartphone juga terbilang lambat mengadopsi sistem baru.

Snapdragon 810 mungkin tidak sekencang Tegra X1, tapi prosesor ini menjawab kebutuhan pabrikan smartphone yang ingin SoC yang cukup cepat dengan harga yang tidak terlalu mahal. Apalagi, Snapdragon 810 juga menawarkan banyak fitur.

Sekarang, semua kembali pada masing-masing pabrikan mau memilih prosesor yang mana. Sesuatu yang sangat cepat dan mampu menyaingi console game generasi terbaru atau prosesor yang cukup cepat tapi memiliki banyak fitur?

No Responses

  1. Pingback: Berita Seputar OnePlus 2 | Viralogi July 31, 2015
  2. Pingback: Berita Seputar OnePlus 2 | Viralogi July 31, 2015