Transformers Age of Extinction Masuk Kategori Film Terburuk

Film pertama Transformers hadir pada 2007 lalu, sejak saat itu pula, film-film yang disutradarai Michael Bay ini sangat jarang mendapat ulasan positif dari para kritikus film, baik di Amerika Serikat maupun dunia.

Untuk Transformers pertama, mendapat nilai sekitar 57% ulasan baik, lalu turun menjadi 19% di film kedua, kehadiran ‘Dark of the Moon’ berhasil menaikan ulasan baik ke level 36% tapi film keempatnya yaitu Transformers : Age of Extinction hanya mendapat 17% ulasan baik di situs Rotten Tomatoes.

Untuk tahun 2014 lalu, Transformers : Age of Extinction sebenarnya menyanding predikat sebagai film terlaris dengan pendapatan lebih dari Rp. 11 triliun. Sayangnya, predikat itu tidak berbanding lurus dengan ‘penghargaan’ yang didapatkannya.

Film keempat Transformers ini mendapat nominasi terbanyak dalam ajang Razzie Awards, penghargaan untuk film terburuk. Nominasi tersebut termasuk Worst Picture dan Worst Director.

Banyak kritikus yang beranggapan kalau film ini terlalu panjang (membosankan), tidak punya jalan cerita yang kuat serta iklan yang terlalu berlebihan.

Lalu, bagaimana pendapat Michael Bay selaku sutradara?

Dia tampak tidak ambil pusing, apalagi serial film ini selalu memuncaki box office ketika dirilis, yang artinya film ini disukai dan dinanti penonton, tidak peduli mendapat ulasan baik atau buruk.

Michael Bay bahkan ‘menantang’ para kritikus untuk menonton para Autobot-nya bersama dengan penonton reguler dan melihat respon mereka.

“Mereka (para penonton reguler) bertepuk tangan, mereka tertawa, mereka bersorak. Aku tidak tahu apa yang ditonton (para kritikus). Orang-orang berjalan keluar dengan bahagia, itulah yang kami coba lakukan. Kami hanya menghibur”. Ungkap Bay.

%d bloggers like this: