Hari Ini:October 24, 2019

6 Hal Penting Tentang Kehamilan Kembar

Gambar 1 untuk 6 Hal Penting Tentang Kehamilan Kembar

Kehamilan kembar adalah salah satu hal yang sangat istimewa untuk anda dan keluarga. Sehingga untuk perawatannya juga sangat intensif bisa anda lakukan mulai dari kehamilan. Anda juga akan membutuhkan banyak informasi dan pehaman sehingga akan membantu anda dalam menjaga kesehatan anda dan janin kembar anda. Untuk itu, berikut adalah beberapa hal yang harus anda ketahui mengenai kehamilan kembar.

Kehamilan kembar biasa terjadi diusia 30 – 40 tahun

Mungkin yang sering anda dengar semakin tua akan semakin sulit untuk anda bisa hamil, tapi dalam usia tua justru bisa meningkatkan kemungkinan seseorang hamil anak kembar. Setelah anda usia 35 tahun atau berkisar 30 hingga 40an sirkulasi anda akan tidak teratur. Nah kemungkinan berovuslis dua folikel bisa terjadi dalam waktu yang bersamaan, sehingga memungkinkan anda untuk memiliki bayi kembar.

twin-baby

 

Anda Memerlukan asam folat dalam jumlah yang lebih banyak

Wanita yang sedang mengalami hamil kembar biasanya memerlukan lebih banyak asam folat untuk bisa mencegah terjadi cacat lahir. Sebaikanya dalam sehari anda mengkonsumsi 1mg asam folat jika anda dalam kondisi hamil kembar. Asam folat memang sudah dikenal lama sebagai salah satu car untuk mengurangi terjadinya resiko cacat lahir tabung saraf.

Lakukan konsultasi pada dokter lebih intens

Ibu yang sedang dalam kondisi hamil kembar memang sangat membutuhkan pemantauan yang lebih dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Nantinya dokter kandungan akan memeriksa lebih intens yang berkaitan dengan kesehatan janin anda. Nutrisi yang didapatkan janin harus terbagi sama rata sehingga penting untuk anda mengetahui nutrisi yang didapatkannya untuk bisa mendukung perkembangan dari janin kembar anda.

Mengalami Morning Sickness lebih buruk

Satu hal yang bisa menjadi salah satu penyebab seseorang bisa mengalami morning sickness adalah karena tingginya tingkat human chorionic dan kadar hormon yang jauh lebih tinggi pada saat kehamilan kembar, sehingga saat mengandung bayi yang kembar, ibu akan mengalami insiten yang lebih tinggi saat mual dan muntah pada saat 3 bulan pertama. Kebanyakan dari morning sickness biasanya akan mulai mereda pada minggu ke 13 hingga mingu ke 15.Selain itu, ibu juga akan mengalami masalah anemia yang jauh lebih tinggi saat hamil kembar.

Berat Badan akan Lebih meningkat

Untuk ibu yang sedang mengandung anak kembar biasanya akan mendapatkan lebih banyak berat badan karena memiliki dua bayi, dua plasenta dan juga cairan ketuban yang jauh lebih banyak. Dan rata – rata ibu akan mengalami kenaikan badan hingga 17kg. Sehingga anda akan jauh lebih banyak membutuhkan kalori untuk kehamilan bayi kembar.

Resiko diabetes Jauh lebih Tinggi

Ibu yang mengalami kehamilan kembar akan jauh lebih tinggi beresiko mengalami diabetes. Hal ini sangat berhubungan dengan pengiriman dari C Section dan tidak menutup kemungkinan ibu Kehamilan kembar akan mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari nantinya.

Share

Leave a Reply