Hari Ini:October 24, 2019

7 Pelajaran Hidup dari Film Frozen

Gambar 1 untuk 7 Pelajaran Hidup dari Film Frozen

Film animasi 3D ini tentu sudah tidak asing lagi namanya. Karakter tokoh yang khas (Ana, Elsa, Olaf), latar tempat yang unik (Kerajaan bersalju), konflik yang dekat dengan keseharian generasi muda (takut bermimpi dan tidak percaya diri), hingga soundtrack nya yang benar-benar menggambarkan nuansa film ini (Demi Lovato, Let it Go).

Disadari atau tidak, film ini bukan sekadar hiburan semata. Namun telah memberikan pelajaran hidup yang luar biasa pada kita semua.

Gambar 3 untuk 7 Pelajaran Hidup dari Film Frozen

1. Keluarga adalah yang Utama

Hampir keseluruhan film bercerita tentang betapa pentingnya keluarga. Frozen memberikannya lewat hubungan antara Anna dan Elsa yang sebenarnya saling menyayangi tapi harus terpisah, bahkan walaupun Anna kehilangan banyak waktu bersama kakaknya, dia justru ingin semakin dekat dengannya.

Bahkan, ketika Elsa melarikan diri, Anna menempuh perjalanan untuk mengajak saudarinya kembali, walau harus dilakukan sendirian. Dia tidak berhenti karena Elsa adalah satu-satunya anggota keluarga yang tersisa.

Frozen menunjukan bahwa keluarga adalah sangat berharga. Anda mungkin tidak setuju pada beberapa yang mereka dikatakan atau dilakukan, tapi sangat penting agar hal tersebut tidak mempengaruhi hubungan Anda dengan mereka.

2. Jadilah Diri Sendiri

Sejak kecil, Elsa bukanlah gadis biasa. Dia bisa membekukan setiap hal yang dia sentuh. Hal ini membuatnya dijauhi oleh orang-orang.

Pada masa dimana kita akan mencoba untuk “menyesuaikan diri” dengan sesuatu yang bukan diri kita sendiri. Kita berusaha menjadi orang lain, menjadi “orang biasa”. Sama seperti yang coba dilakukan oleh Elsa, tapi apa yang terjadi?

Maka, terimalah “keunikan” diri masing-masing dan saat itu terjadi, Anda akan menjadi orang yang lebih baik, persis seperti apa yang Elsa lakukan.

3. Curhat Itu Penting

Berbagi perasaan (curhat) adalah sesuatu yang luar biasa. Sayangnya, Elsa tidak pernah bisa berbagi perasaannya karena terkurung di dalam kamar selama bertahun-tahun.

Pada akhirnya, dia menjadi sangat kacau ketika harus berhadapan dengan dunia luar. Coba bayangkan, seandainya dia mendapat kesempatan untuk mengenal dunia luar sedikit demi sedikit, dia pasti menjadi orang yang lebih baik dan tidak mengacau seperti dalam film.

Jika Anda merasa bahagia, bagikanlah kebahagian itu pada dunia dan ketika Anda merasa jatuh, berbagilah pada orang yang tepat, seseorang yang akan membuatmu merasa lebih baik.

Gambar 5 untuk 7 Pelajaran Hidup dari Film Frozen

4. Manusia Tidak Hidup Sendirian

asking for help doesn’t mean you are weak—it simply means you are not going to let your ego stop you from achieving your goal.

Anna berusaha menyelamatkan Elsa ; Kristoff butuh bantuan dengan bisnis esnya dan Olaf perlu hidung untuk menjadi manusia salju sejati. Semuanya tidak akan terjadi jika mereka melakukannya sendiri.

Anna tidak mungkin menyelamatkan Elsa tanpa bantuan Kristoff dan Sven. Kristoff akan bangkrut jika seluruh kerajaan tetap membeku dan Olaf akan mendapat hidungnya dari wortel milik Kristoff.

Percayalah, kita selalu memerlukan orang lain untuk membantu kita. Dalam film Frozen, semua karakternya saling membantu untuk mengembalikan Arendelle seperti semula. Pada akhirnya, hal tersebut akan menguntungkan mereka semua.

Ingat, meminta bantuan orang lain, bukan berarti kita lemah – tapi kita tidak membiarkan ego menghentikan kita mencapai tujuan.

5. Jangan Percaya Hal yang TERLALU BAIK

“Jangan nilai sebuah buku dari sampulnya.”, terutama saat bertemu seseorang. Sering kali, apa yang Anda ketahui tentang seseorang adalah apa yang mereka ingin Anda tau tentang mereka. Saat pertama bertemu, sangat bodoh rasanya jika menganggap semua yang mereka katakan adalah benar, apa lagi yang TERLALU BAIK UNTUK JADI NYATA.

Kadang-kadang, saat sesuatu terlalu baik untuk jadi nyata, jadilah sedikit curiga dan itu akan membantu Anda untuk tidak terjebak seperti Anna yang dilakukan oleh Hanz.

6. Bermimpi Besar

Olaf, si manusia salju punya mimpi untuk menikmati musim panas. Bicara soal mimpi gila, ini adalah salah satu mimpi tergila di dunia. Mirip seperti meletakkan es krim diatas api dan berharap tidak akan meleleh.

Tapi, hal itu tidak pernah mengganggu Olaf, dia selalu gembira dan senang berharap bisa mewujudkan mimpinya suatu hari.

Saat Anda bermimpi besar, kata “Apa kamu sudah gila?” atau “Itu mustahil” pasti terasa sangat menyakitkan. Saat demikian, ingatlah kebahagian Olaf saat mengejar mimpinya.

Ketika orang lain berkata mimpimu terlalu besar, percayalah, orang gila yang berpikir dia bisa mengubah dunia adalah orang yang benar-benar telah melakukannya.

7. Cinta Bisa Mengubah Dunia

Arendelle akan tertutup es, Anna sekarat karena hatinya membeku. Obatnya hanyalah Cinta Sejati.

Orang-orang sering lupa, bahwa bagaimana mendapatkan cinta sejati adalah degan memberikan pengorbanan.

Jika saja setiap orang mau mengorbankan waktunya untuk melakukan kebaikan untuk orang-orang disekitarnya. Kita bisa menggantikan “kebekuan” di hati setiap orang dengan sebuah cinta yang hangat, dan hal ini akan mengubah dunia yang kita kenal.

Amanat dari film ini sangat menarik, yaitu memberikan motivasi untuk generasi muda agar terus bergerak dan berkarya demi sebuah mimpi. Film yang rilis pada tahun 2013 lalu ini, kini tengah digarap kelanjutannya, yaitu Frozen 2 yang akan rilis September 2019 mendatang.

Trailernya pun sudah dirilis di youtube dan mendapat respon yang sangat bagus dari netizen. Siapa nih, yang sudah tidak sabar untuk menonton Film Frozen 2 ?

Share

Leave a Reply