Review The Intern, Pengalaman vs. Passion

Pegawai magang biasanya adalah anak-anak muda yang belum punya banyak pengalaman dalam bekerja, mereka melakukan kerja magang selain untuk menambah pengalaman juga untuk membiasakan diri dengan tempat dan dunia kerja. Tapi, bagaimana jika pegawai magangnya adalah seorang pensiunan karyawan berusia 70 tahun dengan pengalaman kerja selama 40 tahun lebih?

The Intern menceritakan seorang duda berusia 70 tahun bernama Ben Whittaker (diperankan Robert De Niro) yang merasa hidupnya agak sedikit hampa semenjak pensiun bekerja, kesempatan menarik datang saat sebuah startup fashion bernama About The Fit (ATF) membuka program magang untuk para senior. CEO mereka, Jules Ostin (diperankan Anne Hathaway) adalah orang yang keras kepala namun pekerja keras. Film ini menceritakan pengalaman Whittaker selama magang di ATF dan bekerja langsung untuk Jules Ostin.

Sinopsis The Intern (Heavy Spoiler Alert)

Review The Intern, Pengalaman vs. Passion 1

Ben Whittaker adalah seorang duda berusia 70 tahun yang memiliki pengalaman kerja selama 40 tahun di sebuah perusahaan pembuat buku telepon. Di masa pensiunnya, Whittaker menghabiskan waktu-waktunya melakukan banyak kegiatan mulai dari ikut kelas yoga, datang ke Starbucks setiap pagi hingga mengunjungi rumah anaknya setiap ada kesempatan. Tapi, semua itu tetap tidak bisa mengisi kekosongan dalam hidupnya.

Suatu hari, saat sedang berbelanja untuk makan malam. Ben menemukan selebaran mengenai program pekerja magang untuk para senior di perusahaan About The Fit (ATF), sebuah startup fashion online retailer. Walau sebenarnya tidak tau banyak mengenai komputer dan industri yang melibatkan internet, Ben merasa ‘tertantang’ untuk melakukannya, dia pun melamar sesuai persyaratan, yaitu dengan membuat video dan menguploadnya ke internet.

Di sisi lain, Jules Ostin, CEO dari ATF adalah seorang ibu muda yang penuh energi, keras kepala dan gila kerja. Dalam 18 bulan, dia membawa perusahaan rintisannya dari 20 karyawan menjadi 200 karyawan. ATF adalah tipikal perusahaan yang menerapkan open office dimana Ostin bisa berkeliling kantor dengan bersepeda, mereka selalu merayakan ulang tahun karyawannya namun memiliki masalah-masalah yang biasa dialami perusahaan rintisan.

Setelah melalui beberapa ‘wawancara’, Ben diterima sebagai pegawai magang dengan beberapa pegawai magang lainnya walau Jules sempat lupa bahwa sempat mencetuskan program pekerja magang senior beberapa bulan sebelumnya. Seorang karyawan di ATF bernama Cameron bahkan menyarankan agar Ben bekerja langsung untuk Jules Ostin.

Jules awalnya kurang setuju dan agak risih dengan Ben karena dia sadar bahwa dirinya adalah tipe bos yang sulit diajak bekerjasama. Tapi, Ben menunjukan pengalaman, kesabaran dan kemampuannya dalam urusan bekerja atau kehidupan dan akhirnya membuat Jules Ostin terkesan.

Ben pun melalui masa magangnya dengan banyak kejadian yang melibatkan Jules Ostin dan aktivitasnya sebagai CEO sebuah startup bahkan bertemu dengan keluarga kecil Jules.

Jules Ostin mungkin menunjukan passion yang luar biasa untuk perusahaan dan pekerjaannya tapi Ben mampu menunjukan bahwa pengalaman kerja dan pengalaman hidupnya juga bisa membantu bisnis yang dianggap sangat ‘anak muda’ oleh banyak orang.

Review The Intern

Film Drama Comedy yang kurang komedi

The Intern mengambil genre drama comedy namun memiliki unsur komedi yang kering. Unsur komedi yang benar-benar lucu hanya terjadi beberapa kali, baik itu melalui dialog pemeran atau pun tindakan dan bahasa tubuh yang dilakukan oleh pemeran. Tapi, unsur drama dalam film ini, walau mungkin agak mudah ditebak, sangat mencerminkan kehidupan nyata yang mungkin terjadi pada para pensiunan dan CEO dari sebuah startup yang berkembang sangat pesat.

Pelajaran bagi banyak orang

Film ini mungkin hanya sebuah film dengan nilai rata-rata bagi banyak orang. Tapi, pesan dan premis yang diberikan bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang, terutama bagi para anak muda yang ingin memulai usahanya sendiri. The Intern memberikan gambaran bahwa seberapa pun passion yang kamu miliki terhadap sesuatu, seberapa baik pun kamu bisa melakukannya, saran dan masukan dari orang lain, apalagi ketika orang tersebut memiliki pengalaman hidup dan kerja melebihi dirimu bisa sangat membantu.

Gambaran lain yang diberikan oleh The Intern adalah lingkungan di sekitar CEO yang melibatkan hubungan mereka secara langsung dengan keluarga dan teman di luar perusahaan.