Campuran Air, Lemon dan Madu: Ramuan Ajaib atau Hanya Mitos?

Lemon adalah salah satu jenis buah yang semakin akrab dengan masyarakat Indonesia. Walau rasanya tidak selalu pas dengan lidah setiap orang, tapi manfaat dan kesegaran yang diberikannya membuat banyak orang berusaha mengkonsumsinya secara harian. Salah satu cara menikmati lemon adalah dengan mencari resep minuman lemon tea yang banyak ada di internet dan membuatnya sendiri di rumah. Tapi, ada cara lain yang tidak kalah populer yaitu mencampurkan antara irisan lemon, air hangat dan madu.

Campuran antara madu, lemon dan air hangat sendiri populer sebagai salah satu cara ampuh untuk menurunkan berat badan. Lemon sendiri sudah memiliki kandungan vitamin terutama vitamin C yang tinggi serta serat yang baik untuk pencernaan bila dimakan secara utuh. Sementara madu juga dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan mulai dari mengurangi batuk, membantu meningkatkan daya tahan tubuh hingga ada yang bilang bisa membantu mencegah kanker dan penyakit jantung.

Lalu, apakah campuran ini benar-benar sebuah ‘ramuan ajaib’ atau hanya sebuah mitos semata? Berikut ini jawaban para ahli.

“Membantu ‘Membersihkan’ Tubuh”

Campuran Air, Lemon dan Madu: Ramuan Ajaib atau Hanya Mitos? 1

Seorang pakar diet dari India bernama Anshul Jaibharat mengatakan bahwa madu, lemon dan air adalah pembersih alami dan salah satu cara terbaik untuk memulai hari setelah tidak makan atau minum selama tidur semalaman. Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar ramuan ini menjadi efektif yaitu pertama, pastikan air yang digunakan adalah air hangat dan langsung diminum setelah bangun tidur. Dan kedua, pastikan madu yang digunakan adalah madu murni dan kalau bisa merupakan madu organik.

“Membantu Menurunkan Berat Badan.”

Dr. Madhuri Aggarwal, seorang dermatologis dari Mumbai mengatakan bahwa tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa meminum campuran air, madu dan lemon membantu menurunkan berat badan. Menurutnya, minum campuran madu, lemon dan air sama sekali tidak mengurangi atau menghilangkan lemak.

Campuran air, lemon dan madu lebih tepat dikatakan membantu mengatur porsi makan sehingga seseorang merasa kenyang lebih lama, tidak mudah lapar dan mungkin makan lebih sedikit.

“Meningkatkan Energi Harian.”

Masih menurut Dr. Aggarwal, waktu yang tepat untuk menikmati air dengan campuran lemon dan madu adalah sebelum dan saat berolahraga. Campuran ini akan membantu menjaga level energi tubuh saat berolahraga sehingga lebih banyak kalori yang bisa dibakar namun tidak banyak kalori yang bertambah, karena setelah berolahraga pun, campuran ini akan membuat seseorang tetap merasa kenyang sehingga tidak makan berlebihan.

“Membantu Memperlancar Pencernaan”

resep minuman lemon tea

Juga menurut Dr. Aggarwal, minuman ini bisa digunakan untuk mengatasi sembelit dan memperlancar pencernaan. Asal diperhatikan agar menikmatinya dengan air hangat dan bila memungkinkan diminum tepat setelah bangun tidur, maka pencernaan pun akan menjadi lancar di pagi hari. Selain mengatasi sembelit, minum minuman ini secara teratur di pagi hari juga membantu mencegah infeksi saluran kencing.

“Meningkatkan Daya Tahan Tubuh”

Dr. Manoj Ahuja dari Fortis Hospital mengatakan bahwa minuman ini mengantung vitamin dan mineral penting seperti vitamin B, vitamin C, magnesium, fosfor dan kalsium yang dapat membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai bonus, kandungan di dalamnya bisa membantu menetralkan racun dan membantu tubuh melawan infeksi.

Kesimpulannya

Campuran antara madu, lemon dan air adalah minuman yang sangat tepat untuk memulai hari sehingga merasa lebih segar dan bersemangat setiap pagi. Tapi, jika menderita maag atau alergi terhadap lemon atau madu, jangan mengkonsumsi minuman ini sebelum berkonsultasi dengan dokter dan ahli. Dan juga, jika ingin memanfaatkan minuman ini untuk membantu menurunkan berat badan, harap ingat bahwa madu merupakan sumber gula, jadi konsumsilah sekali dan sehari. Tapi, jika ingin menikmati minuman ini hanya untuk mendapatkan manfaatnya, bisa diminum hingga dua kali sehari.