4 Manfaat Layanan BKPM Online

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) adalah lembaga pemerintah yang memiliki tugas merumuskan berbagai kebijakan seputar penanaman modal yang berasal dari Indonesia maupun yang investasi yang berasal dari luar Indonesia. Layanan online dari lembaga ini diharapkan bisa mempercepat proses birokrasi yang selama ini dirasa berbelit-belit, namun sebelum mengetahui apa saja 4 manfaat layanan BKPM Online, ada baiknya mengetahui kenapa Indonesia perlu investasi dan hal-hal lainnya.

Kenapa Indonesia perlu investasi?

Indonesia sampai hari ini masih dikenal sebagai “Negara Berkembang” karena memang masih banyak hal yang harus dikembangkan di bumi pertiwi misalnya infrastruktur yang belum merata, pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah namun belum maksimal hingga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Tapi, Indonesia tidak bisa melakukan semua itu sendirian hanya dengan mengandalkan dana dari pajak, konsumsi domestik, dan hasil sumber daya alam.

Tidak heran, pemerintah sangat genjar dalam mempromosikan potensi Indonesia kepada para investor asing yang diharapkan mau menanamkan modalnya di Indonesia untuk keuntungan jangka panjang. Menurut data tahun 2017, lima negara dengan invetasi terbesar ke Indonesia adalah Singapura, Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat dan Korea Selatan. Dengan tambahan dana dari para penanam modal asing ini, Indonesia bisa membangun infrastruktur baru, memanfaatkan sumber daya alam secara lebih maksimal dan hal-hal lainnya yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian nasional.

Para investor yang ingin menanamkan modal di Indonesia tidak harus berasal dari luar negeri. Warga Negara Indonesia (WNI) sendiri pun bisa menanamkan modalnya di Indonesia. Cara “termudahnya” adalah dengan menabung di bank-bank plat merah atau dengan berinvestasi di pasar modal.

Layanan BKPM Online

Kembali ke topik penanaman modal dalam skala yang lebih besar. Bagi investor asing yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia, proses yang harus dilalui sangat berbelit-belit karena melibatkan banyak dokumen, beberapa instansi pemerintah serta bisa memakan waktu setidaknya 2-3 minggu. Tentu, hal semacam ini akan membuat beberapa investor kurang nyaman bahkan kurang percaya dengan sistem yang ada di Indonesia.

BKPM sebenarnya sudah memiliki Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik atau yang biasa disingkap SPIPISE. Sistem ini sepenuhnya berbasis online, sehingga pemodal bahkan tidak perlu datang sama sekali ke kantor fisik BKPM untuk mengurus segala perizinan memulai investasi.

Manfaat dari layanan ini:

  1. Kemudahan akses – Karena berbasis online, layanan ini bisa diakses dari mana saja dan kapan saja selama memiliki koneksi internet yang bagus dan stabil. Data-data yang dikirimkan pun sudah terenkripsi melalui SSL sehingga lebih aman dari potensi pencurian dan penyalahgunaan.
  2. Hemat waktu dan biaya – Investor tidak perlu datang ke kantor BKPM sehingga menghemat biaya perjalanan bagi yang lokasinya jauh dan bisa mengurus perijinan saat bukan jam kantor karena layanan online ini tersedia selama 24 jam.
  3. Membantu manajemen dokumen – Dokumen yang dikirimkan melalui layanan online ini, bisa digunakan kembali oleh para investor jika memang diperlukan untuk melakukan layanan investasi lainnya. Di sistem SPIPISE ini pula dokumen bisa diatur sedemikian rupa sehingga lebih rapi dan mudah ditemukan.
  4. Pelayanan lebih transparan – Semua sudah terintegrasi dengan komputer dan internet sehingga tidak ada lagi istilah pungli atau “biaya tambahan” dalam berbagai pengurusan ijin.

BKPM juga akan meluncurkan sistem One Single Submission (OSS) yang juga memiliki tujuan mengatasi berbelit-belitnya birokrasi untuk mengurus ijin usaha. Dengan sistem baru ini, pemilik modal hanya perlu mengurus dokumen perijinan ini satu kali saja tanpa perlu mendatangi banyak instansi pemerintah yang berbeda-beda. Ditambah, sistem ini juga akan tersedia melalui layanan online sehingga lebih mudah dan transparan.

%d bloggers like this: