Tips dan Pentingnya Mengisi Air Radiator

Setiap mesin kendaraan bermotor tentunya akan mengeluarkan panas ketika bekerja. Radiator memiliki peranan yang sangat penting dalam mengendalikan panas yang dikeluarkan oleh mesin tersebut. Ketika kita menggunakan kendaraan dengan radiator, kita harus ingat untuk selalu mengecek dan mengisi air radiator tersebut secara berkala, dengan begitu mesin dapat bekerja dengan performa yang maksimal. Berikut ini adalah alasan penting mengapa kita harus mengisi air radiator;

Tips dan Pentingnya Mengisi Air Radiator 1

Mengurangi Panas Mesin

Ketika mesin bekerja komponen – komponennya akan saling bergesekan yang tentunya dapat menimbulkan panas. Setiap mesin memiliki suhu optimalnya untuk dapat bekerja dengan baik, tetapi jika panas yang ditimbulkan berlebih hal tersebut dapat mempengaruhi kerja dari mesin tersebut. Ketika sebuah mesin mengalami panas yang berlebih atau bahasa kerennya overheat sistem pendingin atau AC mobil bisa terganggu dan bahkan dapat membuat mesin mogok.

Mempertahankan Power Mesin

Sebuah mesin dapat mengeluarkan tenaga maksimal jika suhunya tetap terjaga. Suhu yang terlalu dingin juga tidak baik karena dapat mempengaruhi kinerja sebuah mesin. Jika sebuah mesin terlalu dingin maupun terlalu panas, maka akan terjadi penurunan tenaga pada mesin tersebut, dan juga dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar sehingga membuatnya menjadi lebih boros.

Membuat Mesin Lebih Awet

Terjaganya suhu mesin juga dapat membuat sebuah mesin menjadi lebih awet. Hal ini dikarenakan ketika sebuah mesin bekerja, ada yang disebut pemuaian pada komponen mesin ketika terkena panas. Jika sebuah mesin sering bekerja dalam keadaan yang terlalu panas, tentunya dapat mempengaruhi daya tahan komponen tersebut. Ketika komponen tersebut tidak kuat menahan panas yang ditimbulkan bisa saja akan terjadi kerusakan seperti patah atau meleleh, yang dapat membuat mesin mogok.

Tips Mengisi Air Radiator

Isi ketika mesin dalam keadaan dingin

Ketika ingin melakukan pengisian air radiator, ada baiknya kita menunggu saat mesin dingin. Selain dapat mengurangi bahaya terkena cairan panas, kita juga dapat lebih mudah melihat seberapa volume air yang dibutuhkan pada radiator tersebut.

Memilih sesuai rekomendasi pabrikan

Ketika memilih air radiator yang baik, pastikan bahwa spesifikasi tersebut sudah di rekomendasi oleh pabrikan. Hal ini dapat memudahkan kita untuk menentukan produk mana yang cocok, sehingga tidak akan menimbulkan masalah overheating di kemudian hari.

Tidak menggunakan air keran

Banyak para pengguna mobil yang masih menggunakan air keran untuk mengisi radiator mereka. Padahal hal ini akan menimbulkan dampak negatif pada radiator, dan juga mesin itu sendiri. Air biasa berbeda dengan air radiator (cairan coolant) dalam mengurangi panas. Air biasa memiliki titik didih yang lebih rendah dibandingkan dengan cairan coolant sehingga tidak akan cukup untuk mendinginkan sebuah mesin. Jika tetap dipaksakan, maka suhu mesin akan menjadi lebih panas berbeda ketika kita menggunakan cairan coolant yang khusus untuk radiator. Selain itu cairan coolant biasanya memiliki kandungan anti karat sehingga dapat menjaga pipa radiator menjadi lebih awet, berbeda dengan air keran yang malah akan menimbulkan karat pada saluran radiator.

Lakukan pengecekan secara berkala

Jika kita sudah memilih cairan coolant yang tepat dan juga mengisinya sesuai anjuran dari pabrikan, kita juga harus melakukan pengecekan secara berkala. Pengecekan ini dapat dilakukan dengan melihat level air pada penampungan air radiator. Ketika terjadi penurunan, kita dapat menambahkan lagi cairan coolant tersebut agar suhu mesin dapat terjaga dengan baik.

Itulah sedikit informasi dan tips yang mungkin berguna bagi orang yang cukup awam dengan perawatan kendaraan bermotor agar motor maupun mobil Anda lebih terawat dan bertahan lama.