Search
8 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Berdasarkan Penelitian

8 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Berdasarkan Penelitian

Berat badan yang berlebihan memiliki banyak sekali dampak kurang baik, pertama adalah secara penampilan membuat seseorang jadi kurang percaya diri hingga pada risiko terkena penyakit seperti obesitas, sakit jantung, kolesterol tinggi dan sebagainya.

Berikut ini adalah 8 langkah awal untuk menurunkan berat badan yang berdasarkan penelitian di seluruh dunia. Ingat! Ini hanya langkah awal, untuk mendapatkan berat badan ideal tentu dibutuhkan olahraga, pengaturan pola makan hingga konsultasi dengan para ahli.

Menimbang berat badan tiap hari

Setiap orang tentu tau menurunkan berat badan berarti melihat angka yang lebih kecil pada timbangan badan dan hal tersebut tidak mungkin bisa terjadi hanya dalam semalam. Menurut para peneliti di University of Minnesota dan Cornell University, seseorang yang menimbang berat badannya setiap hari kehilangan lebih banyak berat daripada mereka yang tidak.

Tulis target penurunan berat badan

Sebuah penelitian oleh Dr. Gail Matthews dari Dominican University menemukan bahwa orang-orang yang menuliskan target yang ingin mereka capai memiliki kemungkinan 42% lebih tinggi untuk mencapainya. Penelitian tersebut memang bukan mengenai penurunan berat badan, tapi ketika kita menuliskan target penurunan yang ingin dicapai, maka ada kenaikan 42% lebih tinggi untuk mencapainya.

Kurangi kalori berbentuk cairan

Beberapa penelitian menghubungkan antara kalori berbentuk cairan dengan kenaikan berat badan bahkan obesitas turunan. Dalam American Journal of Clinical Nutrition dikatakan bahwa kalori berbentuk cairan, misalnya minuman bersoda (baca juga : Bernakah diet soda lebih sehat?), tidak mampu menggantikan kalori yang berasal dari makanan dan hal tersebut justru menyebabkan tubuh menjadi semakin lapar. Lalu, bagaimana mengatasi? Baca poin selanjutnya.

Minum banyak air sebelum makan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Obesity menemukan bahwa para partisipan yang meminum 400 mililiter air sebelum makan kehilangan lebih banyak berat badan daripada yang tidak melakukannya. Hal ini dikarenakan minum air sebelum makan menyebabkan mereka merasa lebih kenyang sehingga makan lebih sedikit.

Saudari dari Kim Kardashian yaitu Khloe Kardashian juga mengakui bahwa minum lebih banyak air adalah rahasianya dalam menurunkan berat badan. Kini, dia pun sering terlihat memakai model gaun terbaru yang tentunya membuatnya semakin menarik.

Makan makanan sehat lebih dahulu

Untuk yang satu ini memang bukan berasal penelitian namun berdasarkan salah satu artikel yang ditulis oleh seorang penulis buku mengenai vegetarian bernama Kathy Freston. Dalam sebuah artikelnya dia pernah menyebut sebuah metode yang disebut “crowding out“.

Inti dari metode ini adalah dimana kita memakan makanan sehat terlebih dahulu seperti salad atau buah, sehingga kita tidak akan makan terlalu banyak makanan lainnya. Keuntungan dari metode ini adalah otak tidak akan terbebani untuk memerintahkan tubuh untuk berhenti makan karena perutlah yang akan bertanggungjawab untuk hal itu.

Freston sendiri merokemndasikan untuk makan makanan yang mengandung serat-serat alami terlebih dahulu seperti buah dan sayur.

Makan lebih banyak biji-bijian

Sebuah penelitian tahun 2013 yang dilakukan para peneliti di Loma Linda University menemukan bahwa diet biji-bijian tinggi serat sama efektifnya dengan diet rendah kalori dalam hal menurunkan berat badan. Penelitian lainnya juga menemukan orang yang mengkonsumsi biji-bijian secara umum memiliki berat badan 3,5 kg lebih rendah dan pinggang yang lebih langsing daripada mereka yang tidak.

Tidur 7-9 jam per malam

sleeping-girl

Kita tentu sadar, di era seperti sekarang kebanyakan dari kita pasti mengalami kurang tidur setiap harinya (baca juga : Belajar atau Bekerja Sebelum Pukul 9 Pagi Memang Sulit). Tapi, tahukah kamu bahwa seberapa pentingnya tidur cukup dan hubungannya dengan penurunan berat badan?

Sebuah penelitian yang termuat dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa ketika seseorang kekurangan tidur, maka ‘ngemil malam’-nya akan meningkat dan kemungkinan besar mereka akan memiliki cemilan tinggi kalori.

Penelitian lain menemukan bahwa kekurangan tidur akan memicu seseorang memilih makanan dalam porsi yang lebih besar, ujung-ujungnya menaikkan berat badannya. Terakhir, berdasarkan rangkuman dari 18 penelitian berbeda, peneliti menyimpulkan kekurangan tidur akan meningkatkan keinginan tubuh untuk mendapat sumber energi, yaitu makanan kaya kalori.

Secara keseluruhan, ada sekitar 20 penelitian yang menyarankan untuk tidur cukup agar bisa menurunkan berat badan.

Ciptakan Kebiasaan Sehat dengan “Jika-Maka”

Hal ini mungkin terdengar agak aneh, tapi ini sangat penting untuk membentuk sebuah kebiasaan baru yang sehat bagi seseorang. Contohnya, daripada berkata “Saya akan mulai makan lebih banyak makanan berserat mulai sekarang.”, gantilah dengan :

“Jika saya makan di restoran, maka saya akan memesan makanan kaya serat sebagai makanan pendamping.”

Metode “Jika-Maka” ini juga sangat berguna untuk mencengah kita dari melupakan tujuan kita dalam melakukan sesuatu, atau dalam hal ini keinginan menurunkan berat badan. Misalnya, ubahlah “Saya ingin memakai gaun ini ke pesta dansa” dengan :

gaun

“Jika saya tidak menurunkan berat badan, maka saya tidak bisa memakai model gaun terbaru ke pesta dansa.”

Sebuah meta-analisis dari 94 penelitian menemukan cara ini dapat meningkatkan inisiatif dan menjaga kebiasaan baik dari seseorang untuk mencapai tujuan mereka dalam berbagai hal, termasuk menurunkan berat badan.

Nah, itulah 8 langkah awal sederhana dalam menurunkan berat badan yang berdasarkan penelitian. Perlu diingat bahwa 8 langkah diatas hanyalah awal, diperlukan motivasi dan kerja keras untuk mencapai dan menjaga berat badan ideal yang diinginkan.

Written by
Ari
Join the discussion

Kawista.id