Calon Kawasan Industri Keren di Indonesia

Di Indonesia, kawasan industri didefinisikan sebagai kawasan yang memiliki tujuan untuk pemusatan kegiatan pengolahan (barang mentah menjadi barang jadi -red) dimana kawasan ini dikelola oleh perusahaan kawasan industri dan dilengkapi dengan prasarana, sarana dan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Saat ini, Indonesia punya sekitar 47 kawasan industri yang beroperasi secara penuh yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatra dan ada puluhan kawasan industri lainnya yang sedang dikembangkan baik di Jawa maupun luar pulau Jawa.

Berinvestasi di kawasan industri punya banyak keuntungan bagi para investor, apalagi kini pemerintah sedang gencar-gencarnya menarik para investor baik dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di kawasan industri, terutama lagi yang berlokasi di luar jawa. Pemerintah memberikan banyak kemudahan dan insentif, mulai dari kemudahan dalam mengurus ijin usaha, kemudahan dalam memperoleh sarana seperti air, listrik dan gas serta insentif dalam bentuk keringanan pajak selama beberapa tahun. Bahkan, pemerintah juga berencana menerapkan teknologi 5G pada beberapa kawasan industri terlebih dahulu sebelum nanti diterapkan pula ke seluruh Indonesia.

Nah, dari banyaknya kawasan industri di Indonesia, ada beberapa kawasan industri yang punya rencana untuk menjadi kawasan yang tidak hanya menjadi tempat para investor menanam modal dan menyerap banyak tenaga kerja, tapi juga ‘keren’ secara umum.

Jorong Port

jorong borneo integrated city

Nama brandnya Jorong Borneo Integrated City (JBIC), tapi supaya singkat maka pada tulisan ini akan saya tulis sebagai Jorong Port saja. Kawasan industri satu ini berada di kecamatan Jorong, kabupaten Tanah Laut, Kalimatan Selatan dan menempati lahan lebih dari 1000 hektar. 550 hektar lebih akan dimanfaatkan untuk keperluan pabrik berskala kecil hingga besar serta membangun pelabuhan. Sementara, sisa lahannya akan dimanfaatkan untuk keperluan komersial, mulai dari hotel, kawasan belanja dan pergudangan. Tidak lupa, Jorong Port juga mengalokasikan lahannya untuk ruang terbuka hijau seluas 60 hektar.

Kenapa Jorong Port menarik? Pertama karena kawasan industri ini baru mulai dikembangkan pada 2017 lalu dan jika direncanakan dengan tepat, maka bisa menjadi salah satu kawasan industri dengan integrasi yang paling baik antara pabrik dan logistik. Letak antara pabrik dan pelabuhan dibuat berdekatan dengan luas lahan yang tidak main-main.

kawasan industri

Jorong Port juga sudah menjalin kerjasama dengan SkyWay untuk menerapkan teknologi mereka di kawasan ini. Belum diketahui jika teknologi SkyWay akan diimplementasikan untuk keperluan logistik dan industri saja atau mencakup transportasi orang di kawasan ini pula. Teknologi SkyWay tergolong salah satu teknologi transportasi paling canggih saat ini, bukan hanya canggih, SkyWay juga dikenal lebih ramah lingkungan dan keamanan yang lebih baik terhadap gangguan dari bencana alam maupun teroris.

Kawasan industri yang berlokasi tepat ditengah-tengah Indonesia ini juga telah menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Jepang untuk membuat kawasan ini menjadi kawasan industri hijau yang (kalau memungkinkan) sepenuhnya akan ditopang oleh energi terbarukan seperti bio-diesel, tenaga surya dan tenaga bayu (angin).

Jababeka (Cikarang)

kawasan industri jababeka

Kawasan Industri Jababeka merupakan salah satu kawasan industri ‘tua’ di Indonesia yang sudah mulai dikembangkan sejak 1989. Menempati lahan seluas 5600 ha, memiliki 1,2 juta penduduk, lebih dari 1000 perusahaan nasional maupun multinasional serta 600.000 pekerja lokal dan asing. Pada tahun 2017 lalu, Jababeka bekerjasama dengan Zoomy Media mematangkan rencana untuk menjadikan kawasan ini sebagai Silicon Valley-nya Indonesia. Untuk yang belum tau, Silicon Valley adalah sebutan wilayah sepanjang lembah Santa Carla di California, Amerika Serikat. Di wilayah inilah lahir dan berkantornya perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia seperti Apple, Google dan Facebook.

Rencana Jababeka untuk menjadi Silicon Valley-nya Indonesia sebenarnya bukan rencana yang muluk-muluk.

Calon Kawasan Industri Keren di Indonesia 1

  • Pertama, kawasan Cikarang di sekitar Kawasan Industri Jababeka juga dikelola oleh setidaknya dua perusahaan pengembang lain. Jadi, jika ketiga perusahaan ini bisa berkolaborasi, tidak aneh jika nantinya kawasan ini bisa memiliki integrasi yang baik.
  • Kedua, setelah mengujicoba layanan 5G pada ajang Asian Games 2018, pemerintah juga dikabarkan akan segera mengimplementasikan prototipe dari teknologi ini ke kawasan industri yang bersedia. Jika Jababeka menjadi salah satu kawasan industri yang bersedia tersebut, maka tidak aneh jika semakin banyak perusahaan yang akan tertarik berinvestasi di kawasan ini.
  • Ketiga, Jababeka kini memprioritaskan untuk membangun data center di kawasan ini sehingga baik perusahaan yang sudah ada di sana maupun perusahaan yang akan pindah ke kawasan ini akan berada dekat dengan pusat data mereka.

Tapi, Jababeka bukan satu-satunya kawasan yang ingin mendapat label sebagai Silicon Valley-nya Indonesia, jadi kawasan ini harus bersaing dengan setidaknya tiga kota lainnya yang sedang berlomba untuk mendapat label tersebut.