Korea Menjadi Juara AWC 2018 Lewat Pertandingan Sengit Melawan Thailand

AOV World Cup (AWC) 2018 adalah ajang kejuaraan tertinggi untuk para pemain Arena of Valor (AOV) profesional. Tim-tim terbaik yang berasal dari 10 region berbeda bertanding diajang ini untuk dimahkotai sebagai tim terbaik, termasuk perwakilan dari Indonesia. Sayangnya, perwakilan dari Indonesia belum bisa tampil maksimal dan harus tersisih di fase grup. Sementara, dua tim yang melaju sampai babak final adalah tim Korea dan tim Thailand.

Tim Thailand cenderung lebih diunggulkan karena tim ini menjadi juara bootcamp yang diadakan sebelum AWC 2018 beberapa waktu lalu. Namun, tim Korea walau tidak difavoritkan juara di babak final, sebenarnya sudah menunjukan peningkatan permainan dan performa yang sangat baik saat fase bootcamp.

Di babak semifinal, tim Thailand sebenarnya sudah mengalahkan tim Korea di Winner Bracket dan memaksa Korea untuk turun ke Lower Bracket. Namun, tim Korea berhasil bangkit dan kembali menantang tim Thailand di babak Grand Final dalam bentuk Best of 7.

Pertandingan pertama tergolong sangat singkat, berlangsung hanya 11 menit dan dengan kill score 7-1 untuk dominasi tim Korea. Permainan yang apik dari para pemain Korea memaksa Thailand harus mengakui kekalahan mereka. Di pertandingan kedua, kedua tim tampak lebih berhati-hati, hal ini terlihat dari pertandingan yang berlangsung dengan tempo lebih lambat. Namun, tim Korea masih bisa mempertahankan keunggulan mereka dan merebut babak kedua.

Di pertandingan ketiga, tim Thailand bermain sangat agresif, bahkan mendapat perfect kill score, 10-0 dan mulai menunjukan tanda-tanda kebangkitan. Pertandingan keempat lagi-lagi menjadi milik Thailand walau kedua tim bermain secara agresif, sayangnya, Korea kalah dalam urusan objektif sehingga membuat pertandingan ini menjadi milik Thailand.

Korea Menjadi Juara AWC 2018 Lewat Pertandingan Sengit Melawan Thailand 1

Pertandingan kelima terbilang krusial sekaligus unik. Kedua tim sama-sama sudah mengantongi dua kemenangan dan kemenangan ketiga akan sangat berarti dalam format Best of 7. Draft pick pada pertandingan ini terbilang unik karena Korea membanned 3 archer sekaligus sementara Thailand menggunakan komposisi hingga 4 melee hero. Pada akhirnya, Thailand berhasil mengunci kemenangan setelah salah seorang pemainnya menghancurkan base musuh seorang diri lewat strategi backdoor.

Pada pertandingan keenam, Thailand hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci title juara. Sayangnya, Korea bermain sangat rapi dan disiplin di babak ini, walau beberapa kali Thailand sempat menekan dan memberikan perlawanan, kemenangan kali ini diraih oleh Korea dan memaksa pertandingan hingga ke pertandingan ketujuh.

Di pertandingan terakhir, kedua tim terlihat bermain secara hati-hati. Baik Thailand maupun Korea berhasil mengambil objektif-objektif penting selama pertandingan. Namun, para pemain Thailand melakukan kesalahan-kesalahan fatal menjelang akhir laga yang pada akhirnya membuat Korea berhasil memenangkan pertandingan ketujuh dan berhak dinobatkan sebagai juara AWC 2018. Kemenangan Korea ini diperlengkap dengan dinobatkannya salah satu pemain mereka yaitu KR.Rush sebagai pemain terbaik (MVP) selama ajang AWC 2018.