Vainglory Kini Tersedia Untuk Windows dan Mac

Sejak 2014, Vainglory selalu mendobrak pakem dan batasan yang ada di industri mobile gaming. Hadir sebagai salah satu game paling banyak diperbincangkan pada salah satu acara Apple tahun 2014, Super Evil Mega Corp (SEMC) memperkenalkan Vainglory sebagai mobile MOBA yang dikontrol menggunakan tap dan mampu dimainkan pada 60 FPS. Tidak hanya sampai disitu, pada 2017, SEMC kembali memamerkan kemampuan Vainglory untuk bisa dimainkan di PC melalui Samsung DEX dengan keyboard dan mouse yang berfungsi sepenuhnya.

Baru-baru ini, SEMC bekerjasama dengan Apple untuk memamerkan kemampuan dari chip baru Apple, A11 Bionic yang ditanamkan pada iPhone X. Lewat kerjasama tersebut, Vainglory juga merilis skin “dAv11d” Reza yang tersedia eksklusif secara gratis untuk pemain Vainglory di platform iOS.

Sayangnya, walau terus memberikan banyak dobrakan di industri mobile gaming bahkan sudah merilis mode 5v5 beberapa waktu lalu. Popularitas Vainglory belakangan ini cenderung diam di tempat bahkan bisa dikatakan menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya mobile gaming dengan genre berbeda yang semakin populer saat ini, belum lagi persaingan di genre mobile MOBA yang semakin sengit dengan semakin kokohnya Arena of Valor (AOV) dengan sumber daya yang lebih besar.

Pada 28 Juli 2018, SEMC kembali membuat pengumuman yang cukup mengejutkan yaitu Vainglory kini hadir untuk Windows dan Mac. Memang belum jelas apakah Vainglory hadir dengan memanfaatkan emulator atau memang benar-benar bisa berjalan secara native untuk perangkat PC.

Walau masih berstatus alpha build yang artinya masih sangat jauh dari kata sempurna dan baru pada tahap sekedar bisa dimainkan, kabarnya alpha build Vainglory untuk PC ini sudah mendukung permainan cross-platform yang artinya pemain yang bermain di PC tetap bisa bermain dengan pemain yang bermain menggunakan smartphone maupun tablet. Hal ini menjadikan Vainglory satu-satunya mobile MOBA yang bisa dimainkan di PC dan bersifat cross-platform.

Pencapaian ini tidak terlepas dari kemampuan EVIL Engine, game engine khusus yang sampai saat ini hanya digunakan oleh Vainglory. Sudah dikembangkan selama 10 tahun sejak 2008, EVIL Engine memang sejak awal didesain untuk bisa berjalan di platform mana pun, baik smartphone maupun PC. Kemampuan engine ini mampu menghadirkan real fog-of-war pada Vainglory 5v5 dan menghadirkan gerakan monster yang lebih dinamis dengan resolusi tinggi.

Kini, hanya tinggal menunggu waktu, apakah Vainglory for PC akan menarik kembali minat orang-orang untuk bermain Vainglory? Mengingat di platform PC masih terdapat dua game MOBA kuat yang sampai saat ini masih merajai yaitu DOTA 2 dan League of Legends (LOL). Apakah Vainglory for PC hanya ‘sekedar’ pemanis bagi Vainglory atau usaha SEMC untuk menantang MOBA PC? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.