Peluncuran Satelit Merah Putih dan Sejarah Baru Bagi SpaceX

Satelit Merah Putih merupakan satelit baru milik Telkom Indonesia yang akan mengorbit sekitar 200 – 36.000 km diatas bumi tepatnya di atas garis khatulistiwa. Satelit baru ini tidak hanya digunakan oleh Indonesia, tapi juga beberapa negara di Asia Tenggara dan Asia Selatan, termasuk India. Satelit baru ini akan menggantikan satelit Telkom 1 yang rusak pada 2017 lalu. Memiliki ‘masa bakti’ selama setidaknya 16 tahun, satelit ini direncanakan akan mampu memberikan layanan internet, telepon dan seluler secara merata di seluruh pulau Indonesia.

Satelit Merah Putih dibuat oleh perusahaan SSL di Palo Alto, California. Satelit baru Telkom Indonesia ini dibuat berdasarkan satelit seri 1300 milik SSL yang membawa hingga 60 C-band transponder. Selain Telkom, perusahaan telekomunikasi dari Jepang, Brazil hingga Eropa juga mempercayakan pembuatan satelit mereka pada perusahaan ini.

Peluncuran Satelit Merah Putih yang lebih dikenal sebagai “Merah Putih Mission” ini tidak hanya menarik bagi masyarakat Indonesia tapi juga masyarakat dunia. Telkom Indonesia mempercayakan peluncuran satelit barunya kepada perusahaan milik Elon Musk, SpaceX. Perusahaan ini memang sudah dipercaya banyak perusahaan lain dari seluruh dunia dalam urusan peluncuran satelit komunikasi hingga peluncuran kargo bagi para astronot di International Space Station (ISS).

Peluncuran Satelit Merah Putih dan Sejarah Baru Bagi SpaceX 1

Untuk pertama kalinya, SpaceX menggunakan Falcon 9 Block 5, salah satu roket ‘terkuat’ yang dimiliki perusahaan swasta di dunia saat ini dan sudah pernah digunakan sebelumnya. Sebelum meluncurkan Satelit Merah Putih, roket yang sama sudah pernah meluncurkan satelit milik Bangladesh ke orbit dan kembali lagi untuk digunakan. Dan kesuksesan peluncuran roket yang sama untuk membawa satelit milik Telkom mengukirkan sejarah bagi SpaceX jika roket mereka bisa digunakan lebih dari dua kali peluncuran.

Walau dinilai punya kemampuan dan teknologi yang mumpuni, banyak orang masih merasa was-was saat SpaceX meluncurkan roket mereka, apalagi nilai satelit yang dibawa oleh roket ini mencapai 2,4 Triliyun Rupiah dan cukup vital untuk infrastruktur komunikasi di tanah air.

Peluncuran dilakukan di┬áCape Canaveral, Florida pada dini hari waktu setempat. Walau perdaratan terlihat kurang jelas tapi dapat dipastikan bahwa bagian booster (stage 1), berhasil mendarat dengan sempurna di kapal tanpa awak “Of Course I Still Love You” milik SpaceX sementara bagian roket yang membawa satelit (stage 2) melanjutkan perjalanan membawa satelit Merah Putih ke orbit sebelum melepaskannya. Satelit baru ini akan mulai berfungsi penuh dalam beberapa minggu mendatang.