Rocket League Memperkenalkan Rocket Pass Di Update v1.50

Rocket League bermula sebagai sebuah game yang memadukan antara mobil dan sepakbola. Ide ini awalnya terasa nyeleneh, namun berkat eksekusi yang baik dari Psyonix, Rocket League hadir sebagai game yang menyenangkan namun di sisi lain juga memerlukan skill dari tiap pemainnya. Dalam tiga tahun terakhir, Rocket League berhasil menjalin kerjasama dengan banyak franchise lain seperti Batman, Back to The Future dan Jurassic Park, hasilnya adalah mobil-mobil iconic dari franchise tersebut kini tersedia di Rocket League.

Dalam tiga tahun terakhir pula, Rocket League berhasil menjelma dari game untuk sekedar bersenang-senang bersama teman, menjadi sebuah cabang eSport dengan hadiah yang cukup menjanjikan. Rocket League Championship Series (RLCS) merupakan turnamen resmi dari Rocket League yang berlangsung di tiga region yaitu North America, Europe dan Oceania. September 2018, musim ke-6 dari RLCS akan berlangsung dengan Snicker sebagai sponsor utamanya. Sementara, di level international, Rocket League World Cup sudah berlangsung di tahun 2017 dan 2018 dengan Amerika Utara mendominasi dalam kedua edisi tersebut.

Kini, saat genre battle-royale menguasai pasar, Rocket League terus berusaha untuk bertahan dengan ethical free-to-play miliknya. Dimana pembelian dengan uang asli (microtransaction) hanya untuk sekedar kosmetik dan tidak merusak pengalaman bermain pemain lainnya. Pada update v1.50, Psyonix selaku developer memperbaiki progression system miliknya dengan menghadirkan Rocket Pass. Secara sederhana, Rocket Pass merupakan progression system layaknya “Battle Pass” di game-game battle-royale yang memberikan reward kepada pemain berdasarkan level yang berhasil dicapai.

Rocket Pass tersedia dalam dua varian yaitu Free dan Premium. Varian free hanya akan memberikan reward setiap beberapa level, namun varian Premium memberikan reward hampir pada setiap level yang berhasil dicapai. Psyonix mengklaim jika versi Free bisa mendapat hingga 29 rewards berbeda jika berhasil menyelesaikan Rocket Pass sementara versi Premium hanya memberikan total rewards hingga 70 item berbeda termasuk mobil, roda, custom goal-explosion, EXP dan masih banyak lagi.

Perbaikan progression system ini memperbaiki progression system sebelumnya yang memberikan reward secara random. Menariknya, walau ‘mencontek’ ide progression system ini dari game-game battle-royale, Rocket League tidak mengharuskan para pemain untuk menyelesaikan misi demi meningkatkan Rocket Pass. Meningkatkan level Rocket Pass murni hanya berasal dari EXP yang artinya cukup hanya dengan bermain online.