Bahayanya Kencing di Kolam Renang

Entah kalian adalah seorang atlet renang atau hanya seseorang yang hobi berenang, pasti pernah kencing di kolam renang sekali, dua kali bahkan mungkin sering. Bahkan, menurut wawancara dengan para atlet renang olimpiade, banyak diantara mereka yang juga melakukannya.

Walau terdengar jorok, tapi banyak orang yang beranggapan bahwa urin adalah sesuatu yang ‘steril’ karena sebagian besar terdiri atas air dan sebagian besar kolam renang biasanya sudah ditambahkan klorin yang merupakan desinfektan, jadi tidak ada masalah kan?

Kurang Tepat!

Pertama, urin tidak 100% ‘steril’ karena walau sebagian besar terdiri dari air, tapi urin juga mengandung zat-zat yang dibuang oleh tubuh seperti asam urat dan urea. Dan ketika zat-zat ini bereaksi dengan klorin yang terdapat pada air kolam renang yang ditujukan untuk membunuh virus dan bakteri, mereka menghasilkan disinfection by-product (DBP) atau produk sampingan disinfektan.

Ketika urea bereaksi dengan klorin, mereka menghasilkan apa yang disebut sebagai Chloramine. Trichloramine khususnya merupakan zat yang sangat reaktif bahkan bisa merusak metal yang ada di dalam atau sekitar kolam. Chloramine mudah dikenali karena merupakan penyebab ‘bau kolam renang’ yang begitu khas, jadi bukan klorin yang menyebabkan kolam renang berbau khas, tapi gas dari Chloramine.

Tercatat banyak orang pernah melaporkan mengalami mata merah hingga hidung dan tenggorokan gatal ketika berada di sekitar kolam renang, hal ini kemungkinan adalah efek iritasi dari Trichloramine. Para peneliti juga mengatakan bahwa chloramine bisa menyebabkan masalah pernafasan pada para perenang. TAPI… Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar mengetahui masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh zat-zat ini.

Kita sebenarnya sudah mengetahui hubungan antara urea dan trichloramine ini sejak lama, tapi baru belakangan ini kita mengetahui hubungan antara asam urat dan sianogen klorida. Berita buruknya, gas sianogen klorida tidak memiliki bau khas, tapi bisa menyebabkan masalah pernafasan, kardiovaskular dan sistem saraf pusat.

Sianogen klorida termasuk dalam kelompok sianida yang sangat berbahaya, terutama dalam konsentrasi tinggi. Pada 2014, para peneliti membuat urin buatan dan menggabungkannya dengan klorin dalam berbagai konsentrasi dan dalam satu jam, keduanya menghasilkan sianogen klorida dalam jumlah bervariasi anatra 2-8 miligram per liter tergantung konsentrasi klorin.

Sampai saat ini belum ada panduan mengenai seberapa jumlah kandungan sianogen klorida (dalam bentuk cairan) yang aman dalam kolam renang umum. Tapi, para ahli menyarankan bahwa jumlah yang aman adalah dibawah 0.6 miligram/m3 jika sianogen klorida dalam bentuk gas. Untungnya, sangat kecil kemungkinan kolam renang umum mengandung sianogen klorida dalam jumlah 2-8 miligram/liter, rata-rata hanya ditemukan 0.002 – 0.01 miligram/liter saja.

Kesimpulan

DBP sangat mungkin menjadi masalah pada kolam renang yang disesaki oleh orang banyak orang sekaligus. Atau ketika banyak orang kencing di tempat yang sama misalnya papan loncat, di ujung seluncuran air atau di pojok kolam, trichloramine atau sianogen klorida sangat mungkin memiliki konsentrasi yang lebih tinggi di tempat-tempat tersebut.

Saat ini, para peneliti masih melakukan penelitian mengenai efek jangka panjang dari kedua zat ini pada tubuh manusia, terutama hubungannya dengan tingginya jumlah penderita asma pada atlet renang.

Jadi, kencing di kolam renang mungkin bukan masalah yang menyangkut hidup dan mati, tapi tetap saja hal itu bisa berbahaya baik bagi diri kita maupun orang lain.

Kelebihan Investasi Online Di Trimegah
41 Istilah Penerbangan Ini Wajib Kamu Ketahui Sebelum Naik Pesawat
Rumah Dijual di Depok Harga Di Bawah 100 Juta
Rumah Dijual Di Bandung Harga Murah Tanpa Perantara
Tips Sukses Merintis Bisnis Barber Shop di Kota Besar
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Bahayanya Kencing di Kolam Renang
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan
Review Nine Lives, Film untuk Keluarga Pecinta Kucing
Electro Swing, Perpaduan yang Terasa “Salah”
Tangan Midas Sutradara Anime Makoto Shinkai
Review Doctor Strange, Serasa Salah Minum Obat
Bedanya Suka, Cinta & Nafsu
Keseringan Chatting Bikin Hubungan Renggang?
Penulis Buku Harian Adalah Tipe Kekasih yang Baik
Kado Natal Unik Untuk Gamer Terkasih
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Qualcomm dan Vivo Memamerkan Fingerprint Dibawah Layar
KSKAS Malware Menyerang Android via Download APK Otomatis
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan