img

5 Dampak Positif dari Penolakan yang Kamu Alami

/
/
/
136 Views

Siapa sih yang suka mendapat penolakan? Entah itu ditolak cintanya, ditolak pekerjaannya atau bahkan ditolak idenya. Apalagi ketika sudah bersungguh-sungguh serta mengeluarkan segala upaya dan sepenuh hati. Beberapa orang biasanya akan langsung menganggap sebuah penolakan adalah akhir dari perjuangannya, padahal sebuah penolakan seharusnya menjadi awal yang baru untuk memulai kembali karena bisa saja kita mendapatkan dampak positif dari penolakan tersebut.

Nah, dari pada bersedih dan galau, ada baiknya mengubah sudut pandang tentang penolakan itu sendiri. Ditolak itu bukan akhir dunia kok. Berikut ini adalah dampak positif dari penolakan yang sangat sering bahkan selalu diabaikan banyak orang.

dampak positif dari penolakan

Ada Sesuatu yang Lebih Baik, Terdiam dan Menunggumu

Coba bayangkan situasi ini, kamu baru saja ditolak oleh seseorang yang selama ini kamu perjuangkan, orang yang selama ini kamu relakan habiskan segala tenaga dan waktumu untuk dia. Sedetik sebelum penolakan itu, kamu pasti sempat berpikir bahwa semuanya akan baik-baik saja dan dia akhirnya bisa menerima dirimu. Tapi, ternyata dugaanmu salah dan yang kamu terima justru sebuah penolakan.

Kamu punya dua pilihan, diam di situasi itu dan terus menerus merasakan sakitnya penolakan itu atau pindah ke sebuah titik baru di masa depanmu. Seiring berjalannya waktu, akan ada banyak hal baru yang datang dalam hidupmu dan sangat pasti bahwa salah satunya adalah seseorang yang akan membuatmu bahagia.

Pada akhirnya, hidup akan terus berjalan. Di satu titik, kamu akan menoleh kembali ke titik dimana kamu pernah ditolak dan menyadari bahwa ketika kamu terus bergerak, sesuatu yang baru, sesuatu yang indah, sudah menunggumu di depan sana dan hanya untukmu.

Kamu Masih Berpikir Terlalu Dangkal

Kekecewaan setelah penolakan terjadi karena ekspektasi kamu yang tidak terpenuhi, sangat wajar jika kamu akhirnya merasa sangat kecewa, marah bahkan mungkin putus harapan. Entah memang ekspektasimu yang terlalu tinggi atau kamu memang berpikir terlalu dangkal mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Jangan pernah menganggap bahwa penolakan yang kamu terima adalah akhir dari segalanya. Dia yang menolakmu sebenarnya sedang memberi ruang pada orang dan waktu yang tepat untuk dirimu. Mungkin memang belum waktunya, mungkin memang bukan dia orangnya. Jadi, teruslah berusaha!

Waktunya Evaluasi Diri

Setelah mendapat penolakan adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi dirimu termasuk setiap keputusan dan tindakan yang kamu ambil selama ini yang berujung pada penolakan tersebut. Kamu akan semakin mengenal dirimu, mengetahui apa yang benar-benar cocok dan kamu kuasai, hal seperti apa yang sebenarnya kamu cari dan bagaimana membuatnya menjadi lebih baik.

Seiring waktu, semakin banyak pengalamanan dan penolakan yang kamu terima, maka kamu akan semakin mengenal dirimu sendiri karena seringnya melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Jika penolakan diartikan sebagai sebuah gerbang pembuka menuju sesuatu yang lebih baik, maka kamu tidak akan pernah takut untuk berusaha dan mencoba.

Meningkatkan Empatimu pada Orang Lain

Berkaca pada poin sebelumnya, penolakan akan membuatmu mengevaluasi diri dan justru membuat dirimu mengenal pribadimu secara lebih baik. Diterima atau ditolak, dua-duanya akan menjadi pengalaman, seperti kata Oprah Winfrey, “Tidak ada pengalaman yang sia-sia”. Penolakan juga bisa membuat dirimu jadi mengerti dan memahami orang lain yang menghadapi situasi sama dengan dirimu.

Penolakan bisa dialami oleh siapapun, bahkan oleh orang-orang yang kamu anggap “lebih baik” dari dirimu. Di saat kamu sudah belajar banyak dari penolakan yang kamu alami, kamu akan bisa memberi empati yang tepat pada mereka yang baru saja ditolak dan membantu mereka menjalani proses setelah penolakan sama seperti dirimu.

Kamu masih Hidup, Bukan?

Dalam lagu berjudul “Iris” dari band Goo Goo Dolls adalah sebuah lirik yang mengatakan “… you bleed just to know you’re alive…”. Disukai atau tidak, penolakan adalah bagian dari pahitnya kehidupan, sebuah momen yang seharusnya tidak meretakkan semangatmu namun justru menempa mental dan semangatmu sehingga jadi lebih kuat.

Selalu berpikir positif karena pelangi selalu muncul setelah datangnya badai. Ingat! Apa yang penting bukanlah berapa banyak kamu diterima dan seberapa sering kamu ditolak, tapi berapa kali kamu berhasil bangkit setelah mengalami penolakan tersebut. Hidup akan terus berjalan tanpamu, jadi pastikan bahwa kamu terus berjalan bersama hidupmu, bukan terjebak di titik penolakanmu.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

This div height required for enabling the sticky sidebar