Es Campur Enak di Jakarta, Jabar dan Jogja

Es campur adalah satu dari sekian banyak ‘minuman’ menyegarkan yang digemari masyarakat Indonesia. Selain es campur, ada pula nama-nama ‘tenar’ lainnya seperti es cendol, es buah dan es kelapa muda. Semua jenis minuman ini umumnya tersedia mulai dari di pedagang kaki lima hingga rumah makan bintang lima. Khusus untuk es campur dan es buah, memang agak sulit membedakan antara keduanya karena tidak ada aturan khusus yang mengaturnya. Masyarakat umumnya menganggap jika lebih banyak campuran buahnya berarti es buah, sementara es campur memiliki campuran yang lebih beragam.

Secara sederhana, jenis-jenis minuman tersebut bisa dibedakan seperti berikut:

  • Es teler memiliki beberapa elemen ‘utama’ yang umumnya selalu ada seperti buah alpukat, santan, kelapa muda, nangka dan sirup gula. Umumnya, es teler akan memiliki warna putih.
  • Es buah tidak memiliki ‘pakem’ mengenai buah apa saja yang boleh digunakan, tapi umumnya, es buah menggunakan buah-buah yang memiliki rasa manis dan sirup berwarna merah dengan tambahan susu.
  • Es campur adalah minuman yang ‘pakem’-nya berbeda-beda di setiap daerah, beberapa daerah menambahkan tape singkong, ada yang menambahkan potongan roti, cincau hitam hingga kacang merah. Es campur seperti namanya, merupakan campuran antara buah dan isian lainnya sesuai dengan kearifan lokal masing-masing daerah.

Berikut ini adalah es campur yang diakui enak oleh masyarakat di tiga kota besar yaitu Jakarta, Jabar (Bandung) dan Jogja

Es Campur Ko Acia (JKT)

Es Campur Enak di Jakarta, Jabar dan Jogja 1

Es campur di daerah Mangga Besar, Jakarta Barat ini bisa disebut sebagai salah satu legenda kuliner di Ibukota. Mulai berjualan dari tahun 1980-an hingga kini, es campur ini menjadi langganan banyak orang yang sudah mencicipi kesegarannya. Walau tempatnya tergolong kecil, banyak yang rela antre demi merasakan kembali es campur legendaris ini. Kabarnya, terdapat hingga 12 campuran yang bisa dipilih mulai dari kacang merah, kacang hijau, ketan, kolang-kaling hingga biji selasih, atau bisa dicampur komplit semuanya. Untuk kuahnya, menggunakan campuran antara susu, gula merah dan santan. Karena memakai gula merah, jadi manisnya akan terasa pas dan tidak cepat membuat tenggorokan seret. Berapa harga yang harus dibayar demi semanggok kesegaran Es Campur Ko Acia? Sekitar Rp.18.000 saja.

Es Campur Jelly Acen (JKT)

Es Campur Enak di Jakarta, Jabar dan Jogja 3

Seperti dituliskan diawal kalau ‘es campur’ itu tidak memiliki pakem dan itulah sepertinya yang diakui oleh Es Campur Jelly Acen. Seperti namanya, es campur ini hampir tidak menggunakan campuran lain selain jelly. Varian “Super Kombinasi”-nya berisikan sekitar 24 jenis jelly yang berbeda, mulai dari berbeda warna, beda bentuk hingga beda rasa. Jadi, sensasi yang diberikan pun akan terasa sangat berbeda. Untuk kuahnya terdiri dari sirup leci dan tambahan jeruk lemon cui. Walau rasanya terbilang tidak begitu manis dibanding es campur pada umumnya, namun untuk masalah kesegarannya, boleh diadu. Untuk harganya, memang tergolong agak mahal, yaitu sekitar Rp.36.000 untuk varian Super Kombinasi.

Es Campur Putri (BDG)

Es Campur Enak di Jakarta, Jabar dan Jogja 5

Dari namanya saja sudah manis, “Es Campur Putri”, seperti halnya Es Campur Ko Acia di Jakarta, Es Campur Putri juga terbilang sebagai salah satu kuliner legendaris kota Bandung karena sudah mulai berjualan sejak tahun 1980-an. Untuk tempat berjualannya, kuliner ini hanya menempati halaman dari sebuah rumah bergaya kuno dengan beberapa kursi dan meja kayu yang masih sangat nyaman untuk dipakai untuk nongkrong. Untuk bahan campurannya ada kolang-kaling, kelapa muda, alpukat, nangka, cincau dan roti tawar. Kemudian, untuk urusan kuahnya merupakan perpaduan antara sirup manis dan santan. Es Campur Putri bisa dinikmati hanya dengan membayar sekitar Rp.14.000.

Es Campur Pak Latip (YYK)

Es Campur Enak di Jakarta, Jabar dan Jogja 7

Jogja memang merupakan salah satu kota yang terkenal dengan kuliner uniknya, mulai dari es dengan campuran durian hingga es serut dengan campuran rujak. Namun, Es Campur Pak Latip selalu menjadi buruan banyak pemburu kuliner yang sedang berada di Jogja. Pak Latip sudah mulai berjualan es campur sejak 1985 di kawasan Gerjen dan termasuk salah satu kuliner legendaris dan wajib coba kalau sedang berkunjung ke Jogja. Campuran esnya terdiri dari kolang-kaling, kelapa muda, tape, cincau, alpukat, nangka, melon dan yang agak berbeda, berisikan sawo. Kemudian untuk kuahnya merupakan perpaduan antara cairan gula putih, gula jawa dan susu kental manis. Walau berjualan tanpa meja dan kursi, namun dalam satu hari, Pak Latip mengakui bisa menjual hingga 250 porsi dengan harga hanya Rp.7.000 per porsinya.