4 Filsafat Buah Durian yang Bisa Diteladani

Buah durian atau duren memang kerap dijuluki sebagai King of Fruits alias Raja Buah. Beberapa orang menyukai aroma, rasa serta teksturnya sementara banyak juga yang bahkan tidak sanggup untuk menghirup aromanya yang tajam. Walau berkulit duri dan memiliki aroma tajam, masih banyak orang tidak sabar menunggu saat musim durian tiba. Buah durian tidak hanya ‘nikmat’ bagi sebagian orang, tapi raja buah yang bahkan dilarang dibawa ke kabin pesawat ini ternyata mengajarkan kita banyak hal seputar kehidupan.

Untuk yang belum tahu, durian sebenarnya mengandung Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin C, Kalium, Kalsium dan Fosfor yang merupakan nutrisi yang baik untuk tubuh. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, Durian dianggap sebagai makanan yang ‘panas’ karena bisa membuat tubuh berkeringat setelah memakannya. Padahal, secara ilmiah hal ini belum pernah dibuktikan. Kemungkinan hal ini karena nutrisinya yang padat, sehingga kebanyakan orang memakannya berlebihan dan berakibat pada kenaikan tekanan darah. Hal itu adalah reaksi ilmiah jika terlalu banyak memakan apapun.

Berikut ini adalah beberapa sifat dari buah durian yang sangat patut untuk kita tiru :

4 Filsafat Buah Durian yang Bisa Diteladani 1

Beraroma Tajam

Tidak ada buah lain yang beraroma setajam durian. Bahkan hingga dijuluki “King of Fruits”. Aroma ini memang tidak disukai oleh semua orang, dan itu merupakan sesuatu yang wajar karena setiap orang memiliki selera yang berbeda-beda. Sama seperti buah durian, kita harus berani menunjukan siapa diri kita sebenarnya, jangan pernah menjadi orang lain, jangan pernah minder apalagi menyembunyikan jati diri. Namun, kita juga harus menyadari bahwa tidak semua orang mungkin akan menyukai jati diri kita sesungguhnya.

Kulitnya Keras tapi Isinya Lembut

Kita harus teguh dengan pendirian kita, tidak plin-plan dan tidak mudah dipengaruhi orang lain. Yang terpenting, kita harus percaya akan keputusan yang telah kita ambil. Niscaya, tidak akan ada yang meragukan kemampuan kita sebagai pemimpin nantinya. Kulit durian yang berduri bukan untuk menyakiti, tapi untuk melindungi biji buahnya dari pemangsa. Biji buah inilah yang pada akhirnya akan tumbuh menjadi pohon untuk meneduhkan hutan dan menghasilkan buah untuk melanjutkan siklus yang sama. Sifat yang sama juga harus kita miliki, kita tegas bukan karena membenci seseorang, tapi karena melindungi sesuatu yang lebih penting.

Di sisi lain, walau di luarnya terlihat ‘jelek’ dan keras, tapi durian teteap menyimpan buah yang lembut dan nikmat. Penampilan luar seseorang mungkin terlihat galak dan seram, tapi bukan berarti kepribadiannya juga demikian. Ingatlah untuk tidak menilai buku dari sampulnya. Terkadang, orang yang terlihat sangat galak memiliki hati selembut daging buah durian.

Durian Harganya Mahal

Kita harus menjungjung tinggi harga diri kita, jangan mau diinjak dan dilecehkan orang lain dan ingatlah setiap manusia itu berharga serta punya kedudukan yang sama dimata Tuhan. So, jangan merendahkan orang lain juga. Banyak hal yang membuat durian berharga mahal, salah satunya karena buah ini tergolong ‘unik’, mulai dari aroma, bentuk dan rasanya tidak memiliki pesaing. Sifat ini pulalah yang harus dimiliki seseorang, miliki ‘keunikan’ atau skill yang tidak dimiliki banyak orang sehingga kita bisa ‘dihargai’ mahal oleh orang di sekitar apalagi di dunia pekerjaan.

Durian tidak akan jatuh sebelum matang

Setiap hal dan kesempatan memerlukan waktu. Jadi, jangan terburu-buru dalam melakukan sesuatu atau mengambil keputusan. Buatlah rencana sematang mungkin dengan memperhitungkan segala konsekuensinya, baik positif maupun negatif, jika sudah benar-benar yakin, baru lakukan. Dan jika belum berhasil juga, jangan putus asa karena semuanya butuh proses, tetaplah sabar, berusaha dan berdoa maka semua akan indah pada waktunya.

Oke, sekian dulu hal-hal yang bisa kita pelajari dari Durian. Semoga bermanfaat.

Kata Pencarian Terkait