Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan

Dahulu, video game dianggap sebagai sebuah ‘masalah’ yang bisa menyebabkan seorang anak menjadi malas, anti sosial dan prestasi yang menurun. Tapi, seiring berjalannya waktu, ada banyak kisah-kisah nyata tentang orang-orang yang justru terbantu karena video game, mereka yang sedang dalam fase terkelam dalam hidupnya bisa bangkit karena bermain sebuah game. Tidak heran kalau ada beberapa game yang memang didesain untuk tujuan pengobatan.

Hellblade : Sanua’s Sacriface bukan termasuk game yang khusus didesain untuk terapi atau pengobatan. Tapi, game ini mengangkat tema yang cukup sensitif yaitu penyakit kejiwaan. Dikembangkan oleh Ninja Theory selama 3 tahun terakhir secara independent dan ‘terbuka’, game ini bercerita tentang Sanua, seorang pejuang wanita Celtic dan trauma yang dialaminya karena invasi bangsa Viking.

Ninja Theory

Ninja Theory bukanlah developer baru, didirikan tahun 2000 dengan nama awal Just Add Monsters. Studio ini adalah developer dibalik DmC : Devil May Cry dan salah satu studio yang membantu pembuatan Disney Infinite 3.0. Karena diterbitkan secara indie, mereka tidak terikat pada tren video game saat ini yang sebagain fokus pada genre open-world, FPS dan multiplayer, sebaliknya, mereka bisa merilis sebuah game yang kaya akan cerita bahkan bertema yang sensitif.

Hellblade : Sanua’s Sacriface

Hellblade : Sanua’s Sacriface sudah pertama kali diumumkanĀ ke publik pada acara Gamescom 2014 lalu dan sempat dirumorkan akan dirilis pada 2016. Sejak awal, game ini sudah dilabeli akan memiliki kualitas game AAA namun dengan ukuran lebih kecil dan harga lebih murah.

Karena temanya yang sensitif, dalam pembuatan game ini, Ninja Theory juga bekerjasama denganĀ Paul Fletcher, seorang psikiater dan profesor dari Universitas Cambridge, begitu pula dengan orang-orang yang pernah mengalami masalah kejiwaan. Game ini juga didukung oleh Wellcome Trust, organisasi non-profit yang berfokus pada riset kesehatan dan sains.

Ada tujuan lain yang ingin disampaikan Ninja Theory dan orang-orang dibalik Hellblade : Sanua’s Sacriface melalui game ini. Tujuan tersebut adalah menghapus stigma stigma salah dan negatif seputar penyakit kejiwaan dan mengajak lebih banyak orang untuk mencari pertolongan jika memang mereka merasa mengalami masalah dengan kejiwaannya.

Hellblade : Sanua’s Sacrifice akan tersedia untuk PS4 dan PC pada 8 Agustus 2017 dengan harga $30, sesuai janji dari Ninja Theory bahwa game ini akan berharga lebih murah dari game AAA yang rata-rata $60. Game ini hanya akan tersedia dalam versi digital, diharapkan dengan cara ini, game ini bisa dinikmati lebih banyak orang dan semua keuntungan dari game ini bisa langsung menuju Ninja Theory sehingga mereka bisa membuat karya selanjutnya.

Kelebihan Investasi Online Di Trimegah
41 Istilah Penerbangan Ini Wajib Kamu Ketahui Sebelum Naik Pesawat
Rumah Dijual di Depok Harga Di Bawah 100 Juta
Rumah Dijual Di Bandung Harga Murah Tanpa Perantara
Tips Sukses Merintis Bisnis Barber Shop di Kota Besar
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Bahayanya Kencing di Kolam Renang
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan
Review Nine Lives, Film untuk Keluarga Pecinta Kucing
Electro Swing, Perpaduan yang Terasa “Salah”
Tangan Midas Sutradara Anime Makoto Shinkai
Review Doctor Strange, Serasa Salah Minum Obat
Bedanya Suka, Cinta & Nafsu
Keseringan Chatting Bikin Hubungan Renggang?
Penulis Buku Harian Adalah Tipe Kekasih yang Baik
Kado Natal Unik Untuk Gamer Terkasih
Mengalahkan Facebook, Instagram jadi Sarang Cyber-Bully Nomor 1
Qualcomm dan Vivo Memamerkan Fingerprint Dibawah Layar
KSKAS Malware Menyerang Android via Download APK Otomatis
Hellblade, Game “Indie AAA” dan Penyakit Kejiwaan