Nama Scott DeLong mungkin tidak terlalu dikenal dalam dunia teknologi, tapi baru-baru ini dia berhasil menjual website miliknya, ViralNova, senilai 100 juta dollar Amerika (1,3 Triliun Rupiah) dalam bentuk uang dan saham. Bagaimana kisah dibaliknya dan siapa sebenarnya Scott DeLong?

Scott DeLong mulai menghasilkan uang secara online saat berusia 20 tahunan, ketika itu dia baru lulus dari Kent State University. Web pertamanya adalah untuk para penggemar game Halo 2 dan mampu menghasilkan sekitar $500 per bulannya.

Kisah Dibalik Terjualnya ViralNova Senilai 1,3 Triliun Rupiah 1

Web tersebut membuka matanya bahwa jika dia bisa menghasilkan $500 per bulan, maka dia bisa menghasilkan $5.000 per bulan. Web keduanya, GodVine, ditujukan untuk para wanita dan kontennya banyak dibagikan di Facebook. Tapi, web ini kemudian dijual ke Salem Communication.

ViralNova adalah versi yang lebih baik dari GodVine serta tidak mengandung konten bertema agama. DeLong mengerjakannya saat waktu luangnya ketika bekerja di Barcelona. Saat dia kembali ke rumahnya di Ohio, dia sendiri kaget dengan pertumbuhan ViralNova.

Rata-rata, ViralNova memiliki 100 – 200 juta pageviews setiap bulannya. Dengan asumsi bahwa Adsense rate-nya adalah $2 per 1000 pageviews (karena ViralNova memasang 2 iklan untuk setiap halaman). Maka, penghasilan DeLong dari ViralNova per bulannya adalah $400.000 (Rp. 5,2 miliar). Dia memang harus membayar biaya hosting dan 2 penulis lepas, tapi sebagian besar dari uang tersebut masuk ke kantong pribadinya.

Delapan bulan sejak peluncurannya, yaitu pada Januari 2014, stress akhirnya mendatangi DeLong. Walaupun menghasilkan ratusan ribu dollar setiap bulannya, tapi ViralNova hanya menggunakan CMS WordPress biasa dan memiliki terlalu banyak pengunjung. DeLong pun harus bekerja 16 jam setiap harinya selama seminggu.

Kisah Dibalik Terjualnya ViralNova Senilai 1,3 Triliun Rupiah 3

DeLong berniat menjual ViralNova melalui proses lelang, tidak banyak yang memberikan penawaran. Justru lebih banyak orang yang ingin berinvestasi di ViralNova dan membantu DeLong mengubahnya menjadi bisnis sungguhan. Tapi, DeLong menolak.

Alasannya, dia tidak ingin tanggungjawab untuk merekrut karyawan ataupun membuka kantor. Dia lebih suka bekerja sendiri dan tidak suka dengan adanya tekanan yang mungkin akan berasal dari investor.

Keresahan DeLong akhirnya sampai pada Sean Beckner, seorang pengusaha dari New York. Dia menawari DeLong saham pribadi sebagai ganti untuk perusahaannya. Hal ini memungkinkan DeLong untuk tetap mendapat uang sambil mengurangi jam kerjanya sekaligus tetap memajukan bisnis ViralNova.

Kini, ViralNova berada dibawah bendera Zealot Media dan mempekerjakan 22 orang karyawan. Mengganti CMS WordPress dengan CMS buatan sendiri yang diberinama Nova. DeLong tetap berusaha di perusahaan tapi kini dia mengaku sudah bisa kembali menikmati hidup.

Leave a Reply