Mengenal Vaping

Vaping mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, tapi untuk beberapa kalangan justru ini merupakan tren baru untuk hidup sehat dan alternatif bagi mereka yang ingin mencoba untuk berhenti merokok.

Personal Vaporizer atau bisa disebut sebagai rokok elektrik adalah perangkat baterai yang menghasilkan uap dengan cara memanaskan cairan tertentu dengan menggunakan bagian yang disebut Coilhead atau Wick.

Ada sedikit perbedaan mendasar antara rokor biasa dengan rokok elektrik ini, jika merokok dengan rokok biasa akan menghasilkan asap yang berasal dari pembakaran tembakau sementara vaping menghasilkan UAP yang merupakan hasil pemanasan dari atomizer.

Mengenal Vaping 1

Berikut ini kandungan yang umumnya terdapat pada e-liquid atau e-juice, bahan isi ulang yang dipanaskan untuk menghasilkan uap saat vaping.

  1. VG ( Vegetable Gliserin )banyak digunakan dalam produk makanan dan perawatan pribadi seperti pasta gigi .
  2. PG ( Propylene glycol ) adalah gliserol organik sintetis yang terbuat dari propilena oksida, produk sampingan minyak bumi. Ia memiliki berbagai macam kegunaan dari aditif kimia dan pelarut untuk medis, farmasi, dan produk perawatan pribadi untuk makanan tambahan dan pengawet,
  3. Flavor / Perasa.Semua e – jus  menggunakan Food grade base, banyak digunakan untuk pembuatan makanan seperti kue kue dan permen . 
  4. Nikotin 0 % -2,4% tergantung pada kekuatan .nikotin yang digunakan murni kelas farmasi .

Note : Di Indonesia, kadar nikotin dalam e-juice atau e-liquid berkisar antara0-11 gram saja.

Ada beberapa keuntungan jika menggunakan rokok elektrik ini :

  • Tidak ada abu
  • Tidak bau
  • Simpel & modern
  • Ramah lingkungan
  • Asap tidak mengganggu orang sekitar
  • Tidak mengandung tembakau yang mengandung lebih dari 3000 zat beracun
  • Low Nikotin (cocok untuk perokok yang ingin mengurangi/berhenti merokok)
  • Rokok Elekrik sama sekalitidak mengandung TAR
  • Dapat memilih berbagai macam rasa yang berbeda-beda (coffe, menthol, marlboro)
  • Tidak memerlukan pembakaran
  • Dapat merokok diruangan ber-AC
  • Tidak membuat gigi menjadi kuning
  • Batere dapat di isi ulang (Re-chargeable)
  • Batere tahan 2-3 jam
  • Rokok Elektrik e-Cigarette dapat dipakai 1-3 tahun

Mengenal Vaping 3

Oh iya, untuk e-juice ini merupakan hal menarik dalam aktivitas vaping karena adanya berbagai rasa yang ditawarkan mulai dari mentol, rasa original rokok konvensional hingga rasa buah-buahan yang paling disukai anak muda.

Bagi kalian yang mau mencoba vaping, untuk pemula atau yang pertama kali, harus sedikit merogoh kocek. Kenapa? Harga untuk alat vaping (vape) ini lumayan mahal, berkisar antara 100 ribu hingga 2,5 juta. Sementara, untuk e-juice atau e-liquid harganya sangat bervariasi dan pemakaiannya tergantung seberapa sering kalian akan melakukan vaping.

Kalau dilihat secara ekonomis, sebenarnya vaping bisa jauh lebih murah dari merokok biasa. Karena biaya besar hanya ada diawal saja, selanjutnya, kita hanya perlu membeli e-liquid yang harganya sangat bervariasi dan bisa digunakan beberapa kali.

Lalu, apakah vaping 100% Aman? Jawabannya TIDAK.

Menurut FDA (BPOM-nya USA), nikotin cair pada rokok elektrik ini bisa membuat iritasi pada paru-paru. Pengawet dan perasa makanan yang terdapat pada e-juice memang aman bila dikonsumsi secara biasa, tapi bila dihisap beda lagi hasilnya.

Saran : Kalau kamu adalah perokok aktif diusia muda, vaping bisa menjadi alternatif buatmu untuk mengurangi bahkan berhenti merokok. Tapi, saya pribadi lebih menyarankan kamu untuk tidak merokok dan tidak vaping karena itu yang terbaik. Tapi, jika tidak bisa, pilihlah vaping karena setidaknya lebih sehat dari merokok konvensional.

Kata Pencarian Terkait