Kata ‘Mafia’ kerap dihubungkan dengan organisasi besar yang melakukan kejahatan secara terorganisir. Sejarah Mafia sendiri berasal dari konfederasi orang-orang Sisilia, Italia pada Abad Pertengahan yang punya tujuan untuk perlindungan dan penegakan hukum (main hakim sendiri). Di budaya populer, Mafia sendiri diidentikan dengan kelompok orang Italia di Amerika Serikat pada abad 20 yang melakukan kejahatan secara terorganisir. Organisasi semacam ini tidak hanya ada di Eropa atau Amerika Serikat, di benua Asia juga ada contohnya seperti Yakuza di Jepang dan Triad di Tiongkok.

Industri teknologi juga memiliki apa yang disebut sebagai PayPal Mafia, bedanya, mereka dikenal bukan karena melakukan kejahatan, tapi justru karena menciptakan atau mendanai perusahaan-perusahaan teknologi yang kini menjadi raksasa.

Apa Itu PayPal Mafia?

Gambar 9 untuk PayPal Mafia, Kelompok yang Disegani Industri Teknologi

PayPal Mafia sendiri merupakan sebutan untuk para pendiri dan beberapa mantan karyawan PayPal, sebuah perusahaan pembayaran online yang kini sudah dimiliki oleh eBay. Saat PayPal diakuisisi oleh eBay, sebagian besar karyawannya memilih untuk keluar. Tapi, mereka masih saling berhubungan dan bahkan saling bekerjasama dalam mendirikan perusahaan baru.

Istilah “Paypal Mafia” sendiri pertama kali dipopulerkan oleh majalah Fortune pada artikel mereka tahun 2007. Pada artikel tersebut, orang-orang yang tergabung dalam Paypal Mafia berdandan dan berpose ala Mafia.

Orang-Orang Dibalik Facebook, Youtube, Tesla Motors, Space X, LinkedIn dll.

Gambar 11 untuk PayPal Mafia, Kelompok yang Disegani Industri Teknologi

Sebutan ‘Mafia’ didapatkan oleh mereka mungkin bukan karena melakukan kejahatan, tapi pengaruh mereka yang sangat besar pada industri teknologi saat ini. Sebut saja Peter Theil, salah satu founder dari PayPal yang pada 2004 memberikan pendanaan senilai $500,000 pada Facebook, dia juga mendirikan Founder Fund, sebuah venture capital yang memberikan pendaaan pada banyak perusahaan rintisan lainnya.

Tiga pendiri Youtube yaitu Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim, ketiganya merupakan anggota dari kelompok ini. Ada pula nama Reid Hoffman yang merupakan pendiri LinkedIn dan menjadi investor pada banyak perusahaan teknologi seperti Facebook, Zynga, Flickr dan banyak lagi.

Tapi, nama yang paling sering terdengar belakangan ini mungkin adalah Elon Musk, dia merupakan orang jenius dibalik Space X, Tesla dan SolarCity.

PayPal Mafia Tidak Muncul Tiba-Tiba

Gambar 13 untuk PayPal Mafia, Kelompok yang Disegani Industri Teknologi

PayPal Mafia tidak muncul begitu saja ke permukaan, kenapa orang-orang ini begitu berpengaruh saat ini tidak terlepas dari apa yang terjadi saat PayPal di tahun-tahun pertamanya. Saat Peter Thiel dan Max Levchin pertama kali merekrut karyawan, mereka hanya merekrut teman-teman dari lingkaran kampus mereka.

Mereka berdua bahkan punya ‘spesifikasi khusus’ yang diinginkan sebagai karyawan PayPal yaitu individu yang kompetitif, banyak membaca, bisa berkomunikasi dalam beberapa bahasa dan yang paling penting, memiliki kemampuan diatas rata-rata pada bidang matematika. Bahkan mereka mengatakan, jika Google pada masa itu merekrut orang-orang bergelar Ph.D / Strata 3, maka PayPal merekrut orang yang sedang menempuh program Strata 3 kemudian memilih drop out.

Lingkungan kerja PayPal saat pertama kali terbentuk pun bukan sebuah lingkungan kerja ideal pada umumnya. Sering terjadi argumen dan adu pendapat antara karyawan, PayPal juga mengalami banyak kendala pada masa-masa awal berdirinya karena mereka harus berurusan dengan keuangan, perbankan dan pemerintah.

Spesifikasi dan pengalaman yang didapat dari bekerja di PayPal inilah yang kemudian menjadikan orang-orang yang masuk dalam PayPal Mafia begitu berpengaruh hingga saat ini. Karena mereka adalah pribadi yang kompetitif dan pada dasarnya memiliki kemampuan diatas rata-rata. Pengalaman selama bekerja di lingkungan PayPal juga telah membantu membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih siap untuk mendirikan atau mendanai perusahaan baru.