Pelajaran Hidup dari Kegiatan Membersihkan Rumah

Kebersihan adalah sebagian dari iman – Dari pepatah itu saja kita sudah tau bahwa seberapa penting kebersihan itu sebenarnya. Namun, untuk urusan membersihkan rumah, mungkin banyak orang yang malas melakukannya karena berbagai alasan. Padahal rumah adalah istana kita, baik kita dapatkan dari orang tua, memperjuangkan pembangunannya dari nol maupun dari program perumahan murah.

Perlu disadari bahwa sebenarnya kegiatan membersihkan rumah memberikan banyak sekali manfaat mulai dari manfaat dari segi kesehatan karena lingkungan yang lebih bersih, berolahraga secara tidak langsung hingga yang paling tidak terduga yaitu, pelajaran hidup.

Ada beberapa hal yang bisa dipelajari tentang kehidupan dari kegiatan membersihkan rumah, seaneh apapun kedengarannya :

Belajar untuk Merelakan

Pelajaran pertama dan paling penting yang bisa dipelajari dari membersihkan rumah adalah : Merelakan! Saat membongkar-bongkar lemari pakaian, menemukan pakaian yang sangat kita sukai, tapi tidak pernah dipakai lagi (karena rusak atau sudah tidak muat lagi), maka relakan pakaian itu pergi, daripada hanya memenuhi ruang di dalam lemari.

Seperti merelakan beberapa orang pergi dari hidup kita, seberapapun orang tersebut berarti bagi kita. Mungkin sudah waktunya mereka pergi. Jika sebuah hubungan tidak memberikan kebahagiaan bahkan hanya membawa sakit, maka relakanlah untuk melepasnya.

Pertahankan apa yang penting

Sama pentingnya dengan merelakan, terkadang kita harus bisa mempertahankan apa yang membawakan kebahagian pada hidup kita. Seperti sepasang sepatu lama yang sudah tampak usang, tapi ketika kita memakainya, kita merasakan kenangannya, merasakan kekuatannya dan merasa bisa menaklukan dunia jika memakainya. Ya, walau tidak mungkin sering dipakai di luar rumah, pertahankan jika memang benda itu bisa membawa kebahagiaan.

Jika seseorang bisa membawa kebahagiaan pada hidup kita, pertahankan dia!

Hal kecil kadang begitu berarti

Kadang, saat kita sedang membersihkan “tumpukan kekacauan”, kita menemukan harta karun berupa benda-benda kecil penuh kenangan. Mungkin selembar peta yang pernah kita pakai berburu harta karun bersama sahabat, sepucuk surat pertama dari orang terkasih atau hanya sekedar kertas ujian matematika bertuliskan 100 pada kolom nilai.

Hal-hal kecil ini memang terkesan remeh bagi orang lain, tapi bagi yang memiliki kenangan bersamanya, nilainya bahkan tidak bisa dihargai dengan uang. Seperti dalam hidup ini, memberikan bunga mawar pada orang terkasih mungkin biasa saja bagi orang lain, tapi bagi yang mengalaminya hal “kecil” tersebut terasa luar biasa.

Setiap orang menyimpan masalah

Saat membersihkan rumah secara serius dan sungguh-sungguh, kita akan menemukan tempat-tempat yang sepertinya tidak pernah dikunjungi dewa kebersihan selama berabad-abad seperti dibawah tempat tidur atau di balik lemari. Tempat tersebut menjadi sangat kotor karena terkesan tersembunyi dan tidak akan diperhatikan oleh siapapun.

Dalam hidup ini, setiap orang menyimpan masalah tapi suatu hari kita harus menghadapinya, semakin cepat semakin baik. Jika ingin membersihkan tempat kotor, ambilah sabun dan gosoklah. Jika ingin membersihkan masalah dalam hidup, ambilah keberanian dan bertindaklah. Jika masalah itu adalah orang-orang toxic, menjauhlah dari mereka, jika masalah itu adalah masalah komunikasi dengan orang terkasih, bicaralah.

Selamat bersih-bersih!