Umat manusia selalu punya hasrat untuk hidup abadi, tidak heran kalau banyak sekali legenda tentang benda atau kekuatan yang bisa memberikan keabadian.

Tapi, secara sains, sampai saat ini hal itu belum bisa terjadi. Tapi, sekelompok ilmuwan dari Harvard menemukan rahasia panjang umur yang didapat melalui penelitian.

Selama 75 tahun terakhir (dan masih berlangsung sampai hari ini), para peneliti mengikuti kehidupan lebih dari 600 orang untuk menemukan apa yang membuat mereka memiliki hidup yang panjang, sehat dan bahagia.

Nama penelitiannya adalah Grant and Glueck Studies dan merupakan salah satu penelitian tentang kesehatan dan kebahagiaan yang berlangsung paling lama.

Grant adalah para lulusan Harvard angkatan tahun 1939 – 1944, sementara Glueck orang-orang yang tinggal di sebuah lingkungan perumahan di tengah kota Boston.

cheating death
Cheating Death

Para partisipan sekarang sudah berada di usia 80 dan 90 tahun, namun banyak juga yang sudah meninggal dunia. Para ilmuwan akhirnya berhasil menemukan 7 faktor kunci utama yang membuat seseorang bisa hidup lebih lama.

Berikut ini 7 rahasia panjang umur berdasarkan penelitian Harvard selama 75 tahun terakhir.

Terus Belajar

Gambar 3 untuk Rahasia Panjang Umur Menurut Ilmuwan Harvard

Banyak yang merasa bahwa belajar untuk ujian bisa menyebabkan serangan jantung dan penyakit lainnya. Tapi, efek yang ditimbulkan justru terbalik.

Angka harapan hidup mereka yang berada di kelompok Glueck adalah 68 – 70 tahun, sementara kelompok Grant angkanya adalah 78 – 80 tahun. Tapi, ada sekitar 6% partisipan dari kelompok Glueck yang memiliki tingkat kesehatan dan angka harapan hidup seperti kelompok Grant, mereka adalah orang-orang yang lulus dari bangku kuliah.

Artinya, kurangnya pendidikan bisa mengurangi angka harapan hidup seseorang hingga 10 tahun.

Banyak juga penelitian lain yang sudah mengkonfirmasi bahwa pendidikan bisa sangat bermanfaat bagi kesehatan seseorang. Terus belajar menghindarkan tubuh dan pikiran seseorang dari keadaan yang semakin merosot.

Jangan Merokok

Gambar 5 untuk Rahasia Panjang Umur Menurut Ilmuwan Harvard

Hampir setiap orang pasti sudah mengetahui bahaya merokok. Selain penyalahgunaan alkohol, merokok merupakan faktor utama yang menyebabkan penyakit dan kematian awal pada para partisipan dalam penelitian ini.

Menariknya, tahun 1950-an, Philip Morris (perusahaan tembakau nomor 1 di Amerika Serikat) adalah penyandang dana utama untuk penelitian ini.

Tapi, ketika hasil penelitian menunjukan bahwa merokok memiliki konsekuensi pada kesehatan, perusahaan ini sudah tidak lagi menjadi sponsor.

Jangan Menyalahgunakan Alkohol

Gambar 7 untuk Rahasia Panjang Umur Menurut Ilmuwan Harvard

Sebelumnya, kata “menyalahgunakan” disini bukan berarti tidak mengkonsumsi. Tapi, alangkah baiknya jika tidak mengkonsumsi. Penelitian menemukan bahwa penyalahgunaan alkohol adalah faktor terbesar dari penyakit dan kematian awal diantara partisipan.

Beberapa tahun belakangan, penelitian Harvard ini menemukan bahwa alkohol terlibat dalam 57% perceraian para partisipannya.

Namun, menariknya bahwa bukan pernikahan yang buruk yang menyebabkan seseorang akhirnya menjadi alkoholik. Tapi, para partisipan sudah memiliki masalah alkohol yang kemudian merusak kehidupan pernikahan mereka.

Olahraga dan Jaga Berat Badan Sehat

Gambar 9 untuk Rahasia Panjang Umur Menurut Ilmuwan Harvard

Persiapkan diri untuk agak bingung karena saya akan menggabungkan kedua faktor ini. Dalam buku berjudul “Triumphs of Experience“, sang penulis, Dr. Vaillant mempertanyakan sebuah konsep : olahraga membuat sehat. Dia bertanya “Tidakkah bisa sebaliknya?

Penelitian Grant & Glueck Studies menemukan bahwa olahraga di usia 60 tahun, lebih berhubungan dengan kesehatan yang baik di usia 55 tahun dibandingkan kesehatan di usia 80 tahun. (silahkan dibaca ulang dan dipikirkan lagi).

Dengan kata lain, kesehatan memprediksi seseorang bisa melakukan olahraga di masa mendatang, tapi olahraga di usia sekarang tidak bisa menunjukan kesehatan seseorang di usia tua.

Kesimpulannya, kesehatan yang baik membuat seseorang berolahraga, tapi tidak selalu berolahraga membuat seseorang sehat di masa mendatang. Mungkin terdengar gila, tapi bayangkan ketika orang tua berusia 60 tahun dengan sakit di banyak persendian, akahkah dia mau melakukan jogging?

Hal yang sama berlaku untuk kolesterol, menjaga kadar kolesterol di usia muda menyebabkan seseorang memiliki kesehatan baik di usia 50 tahun. Tapi, kolesterol di usia 50 tahun tdiak memiliki dampak pada kesehatan dan kebahagiaan di usia 80 tahun.

Dr. Vaillant menyimpulkan bahwa olahraga dan menjaga berat badan sehat adalah dua faktor utama untuk panjang umur dan bahagia. Kenapa? Itulah menariknya penelitian jangka panjang, peneliti belum tau kenapa, tapi karena penelitian menunjukan demikian, just do it!

Beradaptasi dengan Kehidupan yang Buruk

Gambar 11 untuk Rahasia Panjang Umur Menurut Ilmuwan Harvard

Selama hidup kita akan menghadapi banyak sekali hal buruk dan masalah, respon kita terhadap keburukan tersebutlah yang bisa membuat kita menjadi orang yang lebih baik atau tidak.

Para peneliti membagi respon kita ke dalam 4 fase berbeda yaitu psikotik, belum dewasa, neurotik dan dewasa. Tujuan utama adalah berubah dari psikotik menjadi dewasa, tanpa terlalu terjebak pada fase lainnya.

Penelitian ini menemukan bahwa mampu beradaptasi secara dewasa adalah faktor utama yang bisa memprediksi kesuksesan seseorang selama hidupnya.

Ketidakmampuan untuk beradaptasi bisa menyebabkan seseorang pada alkohol, rokok, depresi, kebiasaan buruk atau hal lain yang bisa membunuh.

“Life gives everyone lemons (problem), but it’s the people that squeeze the hell out of those lemons that end up happier and healthier into their 80s, 90s and beyond.”

Hubungan dengan Orang Lain

Gambar 13 untuk Rahasia Panjang Umur Menurut Ilmuwan Harvard

Dr. Vaillant yang sudah mendedikasikan 40 tahun hidupnya untuk Grant Study, mengatakan bahwa “Satu-satunya hal yang penting dalam hidup adalah hubunganmu dengan orang lain“.

Ketika ditanya kembali, apa faktor utama panjang umur yang didapat dari penelitian selama 75 tahun : “Kebahagiaan adalah cinta. Titik.

Lebih jauh lagi, direktur utama dari Grant & Glueck Studies saat ini, Dr. Robert Waldinger mengatakan “Hubungan yang baik (dengan orang lain) membuat kita tetap bahagia dan sehat. Titik.

Jadi, setelah 75 tahun penelitian dan menghabiskan 25 juta dollar, hasilnya bisa didapat di dp bbm seseorang. Yap!

Sumber : HOW NOT TO DIE, ACCORDING TO HARVARD RESEARCHERS

Write A Comment