Sok Imut Bisa Picu Cadel

Penyebab cadel ada bermacam-macam, misalnya masalah anatomis pada lidah dan rongga mulut, faktor psikologis hingga faktor ‘sok imut’.

Sok imut? Yang bener?

Sok Imut Bisa Picu Cadel 1

Menirukan gaya bicara anak kecil atau kerap disebut sebagai ‘baby talk’ memang terkesan menggemaskan. Misalkan menganti kata ‘susu’ dengan ‘cucu’, ‘cantik’ dengan ‘tantik’, ‘serius’ dengan ‘ciyus’ dan lainnya. Untuk sekedar lucu-lucuan atau manja-manjaan dengan kekasih, mungkin tidak masalah.

Tapi, harap hati-hati bahkan janganĀ  sekali-kali menggunakan gaya bicara ini dengan anak kecil. Karena dampaknya bisa terbawa hingga dia dewasa.

Ah, masak segawat itu?

Bayi dan anak-anak adalah peniru dan pengingat paling hebat, mereka bisa meniru dan mengingat apa yang ada disekitarnya bahkan dibawa hingga dewasa. Cadel pada orang dewasa, kadang-kadang bisa disebabkan faktor psikologis, bukan cuma anatomis saja. Anak kcil yang sejak kecil sudah dibiasakan dengan ‘baby talk’ oleh orang dewasa di sekitarnya akan menganggap hal itu wajar dan benar.

Jadi, jika berbicara dengan anak kecil, ingat untuk ‘No baby talk’, yaitu jangan menirupkan gaya bicara anak kecil yang memang belum sempurna.Justru, orang dewasa harusĀ  selalu mengajarkan dan membiasakan pelafalan yang benar agar anak bisa berbicara dengan sempurna dan tidak terbiasa dengan ‘baby talk’.